Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Habib Umar Alie Bahasyim mendorong santri Kalsel menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi pada Hari Santri Nasional 2026.
Banjarmasin, kalselpos.com – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan pesantren dan menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan era digital.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Alie Bahasyim, menilai pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, derasnya arus informasi dan perubahan sosial menuntut santri memiliki kemampuan berpikir kritis, wawasan luas, serta pegangan moral yang kuat.
“Santri masa kini harus percaya diri, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial. Namun, akhlak dan nilai-nilai keislaman harus tetap menjadi pegangan,” tegasnya, Rabu (21/10/2026).
Habib Umar mendorong pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat memperkuat dukungan terhadap pesantren, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Ia juga mengingatkan, Hari Santri Nasional bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan pengingat atas kontribusi santri dan pesantren dalam sejarah perjuangan Indonesia.
Ia berharap santri di Kalimantan Selatan terus belajar, berkarya, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Santri harus mampu membawa manfaat bagi umat, daerah, dan bangsa,” tukasnya.





