Pemko Banjarbaru mematangkan rencana pembangunan Sentra UMKM Kampung Purun di Kelurahan Palam untuk memperkuat ekonomi kreatif dan wisata edukasi.
Banjarbaru, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai mematangkan rencana pembangunan Sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Kampung Purun, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mengangkat Kampung Purun sebagai destinasi wisata edukasi berbasis kearifan lokal.
Pembahasan rencana pembangunan dilakukan melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah sebagai bagian dari penyusunan konsep kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemasaran produk kerajinan, tetapi juga menjadi ruang belajar mengenai proses pengolahan purun dari bahan baku hingga menjadi produk bernilai ekonomi.
Kampung Purun selama ini dikenal sebagai sentra anyaman khas Banjar yang memanfaatkan tanaman purun sebagai bahan utama berbagai produk, seperti tas, tikar, hingga aksesori. Potensi tersebut dinilai layak dikembangkan agar memiliki daya tarik lebih besar bagi wisatawan maupun pelajar yang ingin mempelajari budaya lokal secara langsung.
Melalui pembangunan sentra UMKM, pemerintah juga menargetkan terciptanya ruang promosi yang lebih representatif bagi para perajin, sehingga produk lokal memiliki peluang lebih luas menembus pasar regional maupun nasional. Kehadiran kawasan terpadu itu diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kreatif di Banjarbaru.
Selain memperkuat sektor ekonomi, konsep wisata edukasi yang diusung akan memberi pengalaman kepada pengunjung untuk melihat langsung proses pengolahan purun, mulai dari penumbukan, pewarnaan, hingga teknik menganyam yang selama ini menjadi warisan masyarakat setempat.
Rencana tersebut sejalan dengan komitmen Pemkot Banjarbaru dalam mengembangkan kawasan berbasis potensi lokal sebagai bagian dari pembangunan kota yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas Kampung Purun sebagai salah satu ikon wisata unggulan Kota Idaman.





