Sasar Kampung Sasirangan, Polresta Banjarmasin amankan Empat Orang dan Ratusan Butir Obat

Teks Foto : []istimewa LAKUKAN KRYD -  Anggota Polresta Banjarmasin saat melakukan KRYD di kawasan Kampung Sasirangan, Kamis (15/10/2026).(kalselpos.com)

Polresta Banjarmasin menggelar KRYD di Kampung Sasirangan, mengamankan empat orang serta 221 butir obat keras penenang.

Banjarmasin, kalselpos.com – Upaya menekan penyalahgunaan obat-obatan terlarang terus dilakukan Polresta Banjarmasin. Melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), petugas menyasar kawasan Kampung Sasirangan di Jalan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (15/10/2026).

Bacaan Lainnya

 

Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan empat orang beserta sejumlah obat-obatan yang kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Operasi dipimpin Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin melalui Kabag Ops Polresta Banjarmasin Kompol Supriyanto. Petugas melakukan pemeriksaan di empat titik lokasi yang telah menjadi sasaran kegiatan.

 

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat sekaligus upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

 

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan sejumlah obat-obatan, yakni dua butir alprazolam, 169 butir clozapine, 30 butir trihexyphenidyl HCl merek Mersi, serta 20 butir alprazolam.

 

Dengan demikian, barang yang tercatat dalam laporan kegiatan tersebut meliputi 22 butir alprazolam, 169 butir clozapine, dan 30 butir trihexyphenidyl HCl, dengan total 221 butir obat-obatan.

 

Empat orang yang diamankan beserta barang temuan selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk mendalami asal-usul obat-obatan tersebut serta kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran gelap narkoba.

 

Polresta Banjarmasin menegaskan, KRYD menjadi salah satu langkah untuk merespons laporan masyarakat, meningkatkan pengawasan di wilayah rawan, serta menjaga situasi keamanan tetap terkendali.

 

Kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Sinergi antara polisi dan warga diharapkan dapat membantu mencegah penyalahgunaan obat-obatan terlarang serta menciptakan Kota Banjarmasin yang aman dan kondusif.

 

 

 

 

 

Pos terkait