‘Pelukan terakhir’ di Dasar Lautan: Janji suci Yuli dan Abdianoor hingga Ajal Menjemput. Allahu Akbar !!!

Teks foto []istimewa TAK TERPISAHKAN - Pasangan Yuli dan Abdianoor, dimana di antara reruntuhan, dua jasad, ini ditemukan tak terpisahkan(kalselpos.com)

Pasangan suami istri asal Banjarmasin ditemukan tewas saling berpelukan di dalam bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam.

Banjarmasin, kalselpos.com – Lautan yang tenang kerap menyimpan duka yang teramat dalam. Di antara dinginnya kedalaman air dan serpihan kenangan KM Virgo Transport 8, sebuah kisah cinta yang abadi terukir tanpa sepatah katapun.

Bacaan Lainnya

 

Hari itu, takdir membawa Yuli (29) dan sang suami, Muhammad Abdianoor (30), menyusuri gelombang. Pasangan kekasih asal Banjarmasin ini melangkah bersama, di dampingi paman mereka, Surya (59). Namun, siapa yang menyangka bahwa pelayaran itu menjadi riak terakhir dalam lembaran hidup mereka.

 

Saat gelombang menghantam dan kapal perlahan terbalik mengunci takdir, di tengah kepungan kegelapan dan jeritan laut, Yuli dan Abdianoor tak memilih untuk melarikan diri sendiri-sendiri. Ketika takdir memaksa mereka mengakhiri napas, mereka memilih untuk saling merengkuh. Bersatu dalam pelukan erat.

Saat tim penyelam menembus pekatnya bangkai kapal di dasar air, sebuah pemandangan menyayat hati menyapa.

 

Di antara reruntuhan, dua jasad ditemukan tak terpisahkan: Yuli dan Abdianoor berada dalam kondisi saling berpelukan. Sebuah pelukan hangat yang menentang dinginnya Samudra, menjadi saksi bisu bahwa cinta mereka tak sanggup dihancurkan oleh maut. Janji suci untuk saling menjaga kini dipenuhi hingga hembusan napas terakhir.

 

Tim DVI Polda Kalsel akhirnya mengonfirmasi, sebagaimana juga dikutip kalselpos.com dari INFOTa.Com, identitas keduanya melalui data medis dan gigi.

 

Bersama sang paman yang turut menjadi saksi bisu musibah ini, jenazah mereka diserahkan kepada keluarga di RS Bhayangkara Banjarmasin dengan derai air mata yang tak terbendung.

 

Di luar sana, linimasa media sosial masih dipenuhi doa dan pencarian dari keluarga korban lain yang berharap ada keajaiban. Namun bagi Yuli dan Abdianoor, pencarian itu telah usai.

 

Cinta mereka tidak tenggelam, ia hanya berlabuh di keabadian—terikat rapat dalam satu pelukan terakhir yang tak akan pernah terlepas.

InsyaAllah Syahid mati dalam keadaan tenggelam. Aamiin.

 

 

Pos terkait