Pemkot Banjarmasin dan KPKNL berkolaborasi mengoptimalkan BMN kawasan Telaga Biru dan Cenderawasih untuk kolam retensi, RTH, dan UMKM.
BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset milik pemerintah pusat agar lebih produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Upaya tersebut ditandai melalui kegiatan kebersihan lingkungan di dua lokasi Barang Milik Negara (BMN), yakni kawasan Telaga Biru dan Jalan Cenderawasih. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Negara (HKN) ke-20, dengan melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah, KPKNL Banjarmasin, jajaran Pemkot, instansi vertikal, serta masyarakat, Minggu (1/11/2026).
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, aset negara yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan produktif dan ruang publik yang dapat dinikmati masyarakat.
“Kita ingin memanfaatkan aset ini menjadi ruang terbuka, tempat anak-anak bermain, sekaligus ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Banjarmasin saat berakhir pekan bersama keluarga. Kita juga merencanakan kawasan ini menjadi tampungan air atau kolam retensi,” ungkap Yamin.
Ia menjelaskan, salah satu lahan di kawasan Jalan Cenderawasih memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang terbuka yang lebih tertata. Rencananya, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti trotoar, drainase, serta penataan jaringan kabel fiber optik agar lingkungan menjadi lebih nyaman.
Selain itu, Pemkot turut melihat peluang pemanfaatan kawasan tersebut bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga keberadaan aset pemerintah pusat tidak hanya terpelihara, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Yamin menyebut, pengelolaan aset tersebut nantinya akan dilakukan melalui koordinasi bersama KPKNL Banjarmasin selaku pihak yang menangani pengelolaan kekayaan negara. Ia berharap, aset-aset yang belum produktif dapat dioptimalkan menjadi fasilitas yang memiliki nilai guna, termasuk mendukung penyediaan ruang terbuka hijau di Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, Tetik Fajar Ruwandari, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Banjarmasin beserta seluruh jajaran atas dukungan dan keterlibatan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan kebersihan lingkungan menjadi salah satu bentuk nyata pengamanan aset negara sekaligus upaya membangun pengelolaan kekayaan negara yang lebih baik.
“Mari kita jadikan aset negara bermanfaat untuk masyarakat,” ajaknya.
Melalui kolaborasi ini, Pemkot Banjarmasin bersama DJKN dan KPKNL Banjarmasin berharap aset milik negara dapat dikelola secara optimal, tidak sekadar tercatat sebagai kekayaan negara, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.





