Pemkab Tapin menetapkan Desa Hatiwin di Kecamatan Tapin Selatan sebagai model Desa TPK2D 2026–2027 guna perkuat ketahanan keluarga.
Rantau, kalselpos.com, – Pemerintah Kabupaten Tapin menetapkan Desa Hatiwin, Kecamatan Tapin Selatan, sebagai model Desa Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) 2026–2027.
Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari kesehatan dan pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi serta perlindungan perempuan dan anak.
Bupati Tapin H Yamani mengatakan, pembangunan keluarga merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keluarga tidak hanya menjadi tempat tumbuh kembang anak, tetapi juga ruang pertama untuk menanamkan nilai agama, moral, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Pembangunan keluarga perlu dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, pengasuhan, serta perlindungan perempuan dan anak,” kata Yamani dalam Rapat Koordinasi Model Desa TPK2D di Desa Hatiwin, Selasa (14/10/2026).
Menurut Yamani, perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi membawa tantangan baru dalam kehidupan keluarga. Selain itu, kesenjangan gender dan kekerasan terhadap perempuan serta anak masih membutuhkan perhatian bersama.
Karena itu, ia berharap penetapan Desa Hatiwin sebagai model peningkatan kualitas keluarga tidak sekadar menjadi predikat administratif, tetapi mampu menghasilkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah desa, kader, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan warga diminta terlibat aktif dalam pelaksanaan program. Dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) juga diperlukan agar berbagai intervensi pembangunan dapat berjalan terpadu dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Hatiwin Ahmad Zais mengatakan, penunjukan desanya sebagai model TPK2D merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi pemerintah desa dan masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga, mulai dari pemenuhan administrasi kependudukan, kesehatan, ketahanan ekonomi hingga perlindungan hak perempuan dan anak.
“Kami menyadari Desa Hatiwin tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan pendampingan dan integrasi program dari pemerintah daerah, dukungan kebijakan, serta keterlibatan dunia usaha agar program ini berjalan tepat sasaran,” ujar Ahmad.
Ia berharap setiap OPD dapat menyelaraskan program kerja dengan persoalan yang dihadapi warga. Dukungan juga diharapkan dari DPRD melalui fungsi pengawasan dan kebijakan anggaran, serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).
Sejumlah upaya yang perlu diperkuat di tingkat desa antara lain pencegahan stunting, pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, dan pengembangan kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah desa menyatakan siap menggerakkan kader serta mengoptimalkan potensi lokal untuk mendukung program tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Tapin Hj Marsidah mengatakan, pihaknya akan mengoordinasikan rencana aksi bersama OPD terkait. Setiap instansi diharapkan memberikan intervensi sesuai tugas dan kebutuhan masyarakat Desa Hatiwin.
Pembinaan direncanakan berlangsung secara rutin, dengan frekuensi sekali sepekan, mulai 2026 hingga menjelang penilaian pada 2027. Pemerintah daerah juga akan menjajaki dukungan perusahaan agar pelaksanaan program memiliki sumber daya yang memadai.
“Setiap OPD diharapkan dapat memberikan dukungan sesuai tugasnya dan menyesuaikan dengan kebutuhan warga. Kami berharap Desa Hatiwin dapat meraih hasil terbaik pada penilaian TPK2D tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Marsidah.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Bupati Tapin H Yamani dan dihadiri Wakil Bupati Tapin H Juanda, Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Ketua GOW Tapin Hj Elya Hartati Juanda, Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, serta jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.
Pencanangan Model Desa TPK2D ditandai dengan pemukulan gong dan pembukaan tirai papan nama bertuliskan model desa peningkatan kualitas keluarga Desa Hatiwin Kec Tapin Selatan oleh Bupati Tapin H Yamani dan Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani.
Keberhasilan program TPK2D akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah dan desa menyatukan berbagai program menjadi intervensi yang berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan keluarga tidak berhenti pada kegiatan sektoral, tetapi berkontribusi terhadap kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.





