Pemko Banjarbaru sukses meraih dua penghargaan KPPN Awards 2026 atas keberhasilan pengelolaan dan penyaluran DAK Fisik serta DAU.
Banjarbaru, Kalselpos.com –
Pemerintah Kota Banjarbaru menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah. Tepatnya, Pemko Banjarbaru sukses membawa pulang dua penghargaan sekaligus pada ajang KPPN Awards 2026. Dalam hal ini, mereka meraih predikat Terbaik Penyaluran DAK Fisik Tahun 2025 dan Terbaik Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) Semester I Tahun 2026.
Selanjutnya, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Banjarmasin menyerahkan langsung penghargaan tersebut pada Selasa (4/8/2026). Penyerahan ini bertempat di Auditorium Mastur Jahri, UIN Antasari Banjarmasin. Di samping itu, agenda tersebut berbarengan dengan acara Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Anggaran dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026.
Tentunya, dua penghargaan tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Pemko Banjarbaru dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran. Apalagi, tim penilai tidak hanya melihat realisasi angka semata. Oleh karena itu, mereka juga menilai ketertiban administrasi, kelengkapan dokumen, pemenuhan syarat, serta koordinasi intensif selama proses penyaluran dana.
Khususnya pada kategori DAK Fisik 2025, KPPN menilai Banjarbaru mampu menjalankan proses penyaluran secara tertib sesuai ketentuan. Padahal, dana transfer ini memiliki peran sangat krusial. Maka dari itu, Pemko menggunakan anggaran tersebut untuk mendukung berbagai pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di daerah.
Sementara itu, penghargaan DAU Semester I Tahun 2026 membuktikan kemampuan pemerintah daerah dalam mengawal anggaran sejak awal tahun. Sebab, DAU menjadi salah satu sumber pendanaan utama bagi pemerintah daerah. Dengan kata lain, dana ini mengalir untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan optimalisasi pelayanan masyarakat.
Terkait hal tersebut, Kepala KPPN Tipe A1 Banjarmasin, Fanny Fariyanto, menyampaikan pentingnya membangun sinergi kuat dengan seluruh satuan kerja mitra. Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran daerah. Selain itu, kerja sama ini penting untuk memperkuat akuntabilitas dan mengantisipasi kendala kebijakan keuangan negara.
Pada dasarnya, capaian Banjarbaru ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh perangkat daerah. Oleh sebab itu, semua lini bergerak mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan administrasi, hingga pengawasan internal dan pelaporan. Alhasil, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi.
Bagi Lisa, penghargaan ini harus menjadi motivasi kuat bagi seluruh aparatur sipil negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah wajib terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan ke depan. “Penghargaan ini merupakan buah komitmen seluruh jajaran dalam membangun tata kelola keuangan yang akuntabel,” ujar Lisa.
Kemudian, beliau menambahkan bahwa pengelolaan anggaran yang sehat harus memberikan dampak positif pada program kerja. Bahkan, prestasinya menjadi bukti bahwa anggaran yang berkualitas akan menyentuh langsung pada peningkatan pelayanan publik. Dengan demikian, masyarakat bisa merasakan langsung asas manfaat dari pembangunan tersebut.
Namun, Lisa menegaskan bahwa capaian manis ini tidak boleh membuat jajaran Pemko Banjarbaru cepat berpuas diri. Sebaliknya, seluruh instansi harus tetap mempertahankan disiplin dan akuntabilitas pengelolaan anggaran secara konsisten. Langkah tersebut penting agar setiap program pemerintah selalu memberikan manfaat nyata bagi kemaslahatan warga.
Pada akhirnya, dua penghargaan KPPN Awards 2026 kini resmi memperkuat komitmen besar Pemko Banjarbaru. Kini, mereka siap menjadikan pengelolaan keuangan daerah sebagai pilar utama. Dengan begitu, pemerintah mampu mewujudkan tata kelola yang efektif, transparan, dan selalu berorientasi pada hasil.





