Pemkab HSU menggelar Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 dengan mengusung tema Ayah Wajib Hadir di Aula KH DR Idham Chalid.
Amuntai, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026. Secara resmi, panitia melaksanakan peringatan Harganas ini di Aula KH DR Idham Chalid Amuntai, Senin (3/8/2026).
Pada acara tersebut, Wakil Bupati Kabupaten HSU Hero Setiawan hadir secara langsung. Beliau datang bersama Sekretaris Daerah Kabupaten HSU Adi Lesmana. Selain itu, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan turut menghadiri agenda penting ini.
Tamu undangan lain juga memenuhi ruangan acara tersebut. Mereka meliputi Ketua DPRD HSU H Fadillah dan unsur Forkopimda. Hadir pula Kepala SKPD, para Camat se-HSU, serta Ketua TP PKK HSU Hj Murniati Sahrujani. Di samping itu, Ketua Dharma Wanita HSU Mislena Marangkir juga tampak di antara para undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan membacakan sambutan tertulis Bupati HSU H Sahrujani. Menurutnya, Harganas ke-33 tahun 2026 mengusung tema penting yaitu “Ayah Wajib Hadir”.
Tentu saja, tema tersebut mengiaskan peran penting seorang kepala keluarga. Sosok ayah wajib hadir secara nyata di dalam rumah. Bahkan, ayah harus mengawal langsung proses tumbuh kembang anak sejak dini. Mereka juga perlu mendampingi bidang pendidikan dan pembentukan karakter anak. Langkah ini bertujuan menjaga kesehatan keluarga sekaligus melindungi anak dari pengaruh buruk masa depan.
”Tema ini menekankan tiga peran penting seorang ayah. Pertama, ayah hadir memastikan tumbuh kembang dan kesehatan anak. Kedua, mereka menjadi pelindung dan pemberi rasa aman. Ketiga, sosok ayah bertugas membentuk generasi HSU yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Oleh karena itu, beliau menilai Harganas menjadi momentum tahunan yang sangat penting. Peringatan ini mengingatkan kembali peran besar keluarga bagi masyarakat. Sebab, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang cerdas dan sehat.
Selanjutnya, orang tua harus menanamkan nilai-nilai moral sejak dini. Mereka wajib memberikan pendidikan terbaik dan kasih sayang yang utuh. Pola hidup sehat juga harus berawal dari lingkungan terkecil yaitu keluarga.
Dengan demikian, penguatan peran keluarga memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Kebijakan ini mampu menciptakan generasi yang tangguh dalam masyarakat. Mereka akan siap menghadapi berbagai tantangan berat di masa depan.
”Harganas bukan sekadar kegiatan seremoni belaka. Namun, momen ini mengingatkan kita semua tentang esensi keluarga. Tempat ini menjadi wadah pertama dan utama untuk membentuk manusia yang sehat, berkarakter, dan berkualitas,” pungkasnya.





