Karhutla Batola: 5.413 Pohon Jeruk dan 1 Hektare Padi Rusak, Bupati Dilaporkan Data Terkini

Foto: Peta sebaran dan data tanaman terdampak kebakaran lahan di Kabupaten Barito Kuala per 16 September 2026, yang dilaporkan Dinas Pertanian kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Batola. (Foto: Dinas Pertanian Batola / Kalselpos)

Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Barito Kuala merusak 5.413 pohon jeruk serta lahan padi. Bupati Bahrul Ilmi siapkan bantuan petani.

Marabahan, Kalselpos.com — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Barito Kuala terus merenggut kerugian bagi para petani. Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala merilis data terkini tanaman terdampak kebakaran per 16 September 2026, yang disampaikan kepada Bupati Barito Kuala, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.

Bacaan Lainnya

 

Berdasarkan data yang dirangkum, total kerugian tanaman akibat karhutla mencapai:

 

– Padi: 1 hektare

– Jeruk: 5.413 pohon

– Cabai: 0,05 hektare

 

Sebaran Kerusakan per Kecamatan, Kerusakan tanaman terluas terjadi di tiga kecamatan utama:

 

– Kecamatan Cerbon → Jeruk: 3.450 pohon (terbanyak)

– Kecamatan Anjir Pasar → Jeruk: 1.455 pohon

– Kecamatan Rantau Badauh → Jeruk: 508 pohon

– Kecamatan Mandastana → Padi: 1 hektare, Cabai: 0,05 hektare

 

 

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala menyampaikan data tersebut secara langsung kepada Bupati H. Bahrul Ilmi, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah sebagai bahan evaluasi dan penanganan cepat bagi para petani yang menjadi korban.

 

“Data ini menjadi bukti nyata dampak karhutla terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,,” ujar Bupati BaritoKuala H. Bahrul Ilmi

 

Menurut H. Bahrul Ilmi, jeruk, yang merupakan komoditas unggulan Batola, paling banyak menjadi korban dengan total 5.413 pohon yang hangus — terutama di Kecamatan Cerbon yang menyumbang lebih dari separuh kerusakan.

 

Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan

 

Hingga saat ini, pihak pemerintah daerah terus memantau perkembangan kebakaran dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memadamkan titik api serta mencegah meluasnya kerusakan. Bantuan bagi petani terdampak juga sedang disusun, namun belum ada rincian nominal dan jenis bantuan yang disampaikan.

 

Kalselpos akan terus memantau perkembangan penanganan pasca-kebakaran serta rencana pemulihan lahan pertanian di Kabupaten Barito Kuala.

 

 

 

Pos terkait