Pemko Banjarbaru menggelar Peringatan HKG PKK ke-54 dan Rakor TP PKK 2026 di Aula Gawi Sabarataan guna memperkuat peran kader masyarakat.
Banjarbaru, Kalselpos.com –
Pemerintah menilai kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai kekuatan penting pembangunan. Peran mereka bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat bawah.
Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Aula Gawi Sabarataan, Sabtu (19/9/2026). Selain itu, panitia juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru. Peringatan tahun ini mengusung tema penguatan 10 Program Pokok PKK demi menyukseskan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Saat membacakan sambutan Wali Kota, Sirajoni menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengurus PKK. Pasalnya, kader PKK Banjarbaru selama ini aktif berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, PKK memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Hal ini karena para kader bekerja dari tingkat kota hingga kelompok dasawisma.
“Kekuatan PKK ada pada kader yang dekat dengan masyarakat. Peran mereka hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sirajoni.
Oleh karena itu, kader harus mempertahankan kedekatan tersebut. Alhasil, program kerja PKK bisa menyentuh kebutuhan nyata warga dan memberikan manfaat konkret.
Selanjutnya, Sirajoni juga mendorong TP PKK untuk memperkuat kolaborasi. Mereka perlu merangkul perangkat daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga elemen masyarakat.
Sinergi ini sangat penting untuk menyelaraskan 10 Program Pokok PKK dengan target pembangunan nasional. Program tersebut meliputi aspek pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, hingga kelestarian lingkungan hidup.
Melalui program tersebut, PKK ingin mencetak keluarga berkualitas, mandiri, dan sehat. Di samping itu, mereka juga menargetkan lingkungan kehidupan yang harmonis.
Sementara itu, agenda rakor menjadi ruang evaluasi pelaksanaan program kerja. TP PKK Banjarbaru mengidentifikasi berbagai kendala sebagai bahan penyusunan program tahun depan.
Pemerintah berharap penguatan program ini bermula dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Jadi, pembangunan di tingkat kota bisa berjalan lebih optimal.
Pada akhir acara, panitia membagikan penghargaan kepada sejumlah anggota PKK berprestasi. Pemberian apresiasi ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi nyata mereka.
Melalui momentum HKG ke-54 ini, seluruh kader harus semakin aktif bergerak. Langkah ini penting demi mewujudkan Kota Banjarbaru yang elok, maju, adil, dan sejahtera.





