Dekan FH Uniska Dr Afif Khalid mengingatkan pejabat di Kalsel agar mengelola dana bantuan karhutla dari Presiden Prabowo secara transparan dan amanah.
Banjarmasin, kalselpos.com– Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB), Dr Afif Khalid, SHI SH MH, mengingatkan pentingnya amanah dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan.
Ia menilai, jabatan, kekuasaan, dan ilmu pengetahuan seharusnya dimanfaatkan untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bukan menjadi jalan memenuhi keserakahan pribadi.
Afif mengaitkan pesan tersebut dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 7 yang mengajarkan prinsip sebab-akibat atas setiap perbuatan manusia.
Menurutnya, bantuan anggaran dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk penanggulangan Karhutla, yang disebut mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah, harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Jangan sampai ada pemikiran untuk menyelewengkan anggaran ataupun memanipulasi data. Dana tersebut harus benar-benar dimanfaatkan demi kepentingan rakyat,” pesannya.
Ia berharap penggunaan anggaran negara mampu mengoptimalkan penanganan karhutla, termasuk mengurangi dampak kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Afif juga mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan. Pengawasan dan pertanggungjawaban yang baik diperlukan agar penanganan Karhutla tidak justru menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Baginya, integritas pejabat menjadi kunci agar kepercayaan publik tetap terjaga.





