Rp20 Miliar untuk tangani Karhutla, Wali Kota Yamin sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo

Teks foto : Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin HR.Teks foto : Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin HR.(kalselpos.com)

Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menyampaikan terima kasih atas Banpres Karhutla Rp20 miliar dari Presiden Prabowo dan DPR RI.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta pimpinan DPR RI dan jajaran kementerian terkait atas dukungan bantuan sebesar Rp20 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan.

Bacaan Lainnya

 

Bantuan tersebut dinilai menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat dalam menghadapi bencana karhutla yang berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di Banua.

 

Yamin secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, serta Ketua Komisi II DPR RI sekaligus anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, atas perhatian dan dukungan terhadap aspirasi masyarakat daerah.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kehutanan, serta Gubernur Kalimantan Selatan yang telah mengusulkan kebutuhan penanganan karhutla kepada pemerintah pusat.

 

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, pimpinan DPR RI, seluruh anggota DPR RI dari Kalimantan Selatan, serta jajaran kementerian terkait yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi daerah kami,” ujar Yamin.

 

Menurutnya, bantuan senilai Rp20 miliar tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menghadapi bencana yang berdampak luas bagi masyarakat.

 

Yamin berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran, terutama untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran, meningkatkan sarana dan prasarana, serta melengkapi alat pelindung diri bagi petugas dan relawan yang berjibaku di lapangan.

 

Selain itu, perhatian juga perlu diberikan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap, terutama melalui upaya perlindungan kesehatan dan pelayanan yang dibutuhkan warga terdampak.

 

“Harapan kami, dukungan ini dapat memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla, melengkapi kebutuhan petugas dan relawan, serta membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap,” jelasnya.

 

Yamin menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Diperlukan kerja sama lintas pemerintahan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar penanganan bencana berjalan efektif dan berkelanjutan.

 

Baginya, keselamatan warga dan para relawan harus menjadi prioritas utama di tengah ancaman kebakaran dan kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat.

 

“Bagi kami, yang paling utama adalah keselamatan masyarakat dan para relawan. Bantuan ini bukan hanya tentang anggaran Rp20 miliar, tetapi juga tentang kepedulian dan kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya,” tegasnya.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah terus terjaga sehingga upaya penanganan karhutla di Kalimantan Selatan semakin kuat.

 

“Semoga sinergi ini terus terjaga demi Kalimantan Selatan yang lebih tangguh dan Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” pungkas Yamin.

 

 

Pos terkait