Pemko Banjarbaru melalui DKP3 menggelar program Genius di SDN 1 Guntung Paikat guna mengedukasi siswa tentang pola makan B2SA dan pangan lokal.Pemko Banjarbaru DKP3 Banjarbaru Program Genius Pangan B2SA SDN 1 Guntung Paikat
Banjarbaru, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mendorong penerapan pola makan sehat dan bergizi sejak usia sekolah. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa (Genius) yang digelar di SDN 1 Guntung Paikat, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru itu mengangkat tema “Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman)”.
Program ini tidak hanya memberikan makanan sehat kepada siswa, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk memperkenalkan pentingnya pemenuhan gizi seimbang. Para siswa diajak memahami cara memilih makanan yang sehat serta mengenal beragam sumber pangan lokal yang memiliki kandungan gizi dan manfaat bagi tubuh.
Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan DKP3 Kota Banjarbaru, Hetty Maria, mengatakan edukasi pangan sejak dini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.
Menurutnya, program Genius merupakan salah satu langkah untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas melalui pembiasaan pola konsumsi pangan yang baik sejak anak-anak.
“Melalui program Genius dan edukasi B2SA, kami ingin mendidik anak-anak agar tidak hanya memilih makanan yang enak, tetapi juga memahami pentingnya asupan gizi yang beragam, seimbang, dan aman bagi tubuh,” ujar Hetty.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti edukasi secara interaktif mengenai pemilihan dan pemanfaatan pangan lokal. Selain memperoleh pengetahuan, mereka juga mendapatkan paket makanan sehat siap konsumsi sebagai bagian dari pelaksanaan program.
Konsep B2SA yang diperkenalkan kepada para siswa menekankan bahwa makanan bergizi tidak selalu identik dengan harga mahal maupun sajian yang rumit. Dengan memanfaatkan beragam pangan lokal, kebutuhan nutrisi tubuh dapat dipenuhi secara lebih seimbang.
Pemko Banjarbaru berharap program Genius dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke sekolah-sekolah lainnya. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga.
Dengan membangun kebiasaan makan sehat sejak dini, pemerintah daerah optimistis upaya tersebut dapat membantu mengurangi berbagai persoalan gizi pada anak sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan masyarakat di Kota Banjarbaru.





