DPRD Balangan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan APBD 2026

Teks foto Penyerahan dokumen RAPBD Tahun 2026( Kurnadi)(kalselpos.com)

DPRD Balangan menggelar rapat paripurna penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 oleh Pemkab Balangan di ruang rapat Sekretariat DPRD.

Paringin,Kalselpos.com.–

Bacaan Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menggelar rapat paripurna secara resmi. Rapat tersebut membahas agenda utama berupa penyampaian rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Balangan menyampaikan rancangan tersebut pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan.

​Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj. Lindawati, memimpin langsung rapat paripurna ini. Beliau memimpin jalannya forum bersama Wakil Ketua I Saipul Arif dan Wakil Ketua II Muhammad Riskan. Hadir pula beberapa anggota DPRD Kabupaten Balangan dalam ruangan.

​Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, mewakili unsur Pemerintah Bupati Balangan. Beliau datang bersama beberapa pejabat Pemkab Balangan serta para undangan lainnya.

​Pada kesempatan ini, Fakhriyanto menyampaikan pidato tertulis Bupati Balangan secara lengkap. Beliau membacakan seluruh poin amanat dari pimpinan daerah tersebut di hadapan peserta rapat.

​Menurut Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, pihak eksekutif dan legislatif telah menyepakati langkah-langkah strategis. Mereka mewujudkan kesepakatan perubahan KUA dan PPAS 2026. Dokumen ini menjadi dasar utama penyusunan RAPBD-P tahun 2026. Oleh karena itu, pemerintah menunda atau membatalkan pergeseran anggaran tertentu. Pihaknya hanya melanjutkan kegiatan berdasarkan tingkat urgensi dan kebutuhan riil daerah.

​Lebih lanjut, H. Abdul Hadi menyampaikan rincian postur RAPBD-P 2026. Poin pertama, Pendapatan Daerah mencapai Rp1,98 triliun atau turun sebesar 1,81 persen. Poin kedua, Belanja Daerah menyentuh angka Rp2,87 triliun atau turun sebesar 1,25 persen. Poin ketiga, Pembiayaan Netto sebesar Rp896,4 miliar akan menutup defisit tersebut. Meskipun pemerintah menerapkan efisiensi ketat, masyarakat harus tetap merasakan manfaat hasil pembangunan daerah.

​Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan juga menegaskan komitmennya. Mereka tetap fokus pada kegiatan prioritas daerah dan pelayanan publik. Di samping itu, pemerintah menerapkan pembatasan ketat terhadap belanja non-prioritas.Akhirnya, Bupati Balangan atas nama pemerintah daerah menyampaikan harapan besar. Beliau berharap DPRD Kabupaten Balangan segera menindaklanjuti usulan Raperda RAPBD ini. Langkah cepat ini sangat penting untuk kelancaran pembangunan daerah secara optimal.

Pos terkait