Warga Belitung Utara keluhkan Distribusi Air PTAM dan minta pemasangan Polisi Tidur

Teks: Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Golkar, M Ridho Akbar, menggelar reses di Gang Kalimantan I, RT 1 dan RT 2, Kelurahan Belitung Utara(kalselpos.com)

Anggota DPRD Banjarmasin M Ridho Akbar menanggapi keluhan krisis air bersih dan kebutuhan polisi tidur warga Belitung Utara saat reses.

BANJARMASIN, Kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Warga Gang Kalimantan I, RT 1 dan RT 2, Kelurahan Belitung Utara, masih mengeluhkan masalah distribusi air bersih. Selama hampir empat tahun terakhir, aliran air dari PT Air Minum (PTAM) Bandarmasih hanya mengalir deras pada malam hari. Sementara itu, debit air pada pagi hingga siang hari mengalir sangat kecil.

Warga menyampaikan keluhan tersebut saat Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Golkar, M Ridho Akbar, menggelar reses di lingkungan mereka.

Ketua RT 1, Fauzi Rahman, mengaku telah melaporkan persoalan itu berulang kali kepada PTAM Bandarmasih sejak tahun 2022. Namun, masyarakat belum merasakan perubahan apa pun hingga saat ini.

“Siang hari air mengalir sangat kecil, sedangkan malam baru lancar. Akibatnya, banyak warga terpaksa menunggu malam hari untuk menampung air,” ujar Fauzi.

Oleh karena itu, ia berharap reses ini dapat menarik perhatian pihak terkait. Warga ingin persoalan distribusi air bersih di wilayah mereka segera selesai.

Selain masalah air bersih, warga juga mengusulkan pemasangan polisi tidur atau speed bump di ruas Gang Kalimantan I. Hal ini terjadi karena jalan tersebut merupakan jalur penghubung yang cukup padat kendaraan. Akibatnya, para pengendara kerap melaju dengan kecepatan tinggi.

Seorang warga, Hamzah, menilai kondisi jalan yang ramai sangat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar. Ancaman bahaya ini mengintai pengguna jalan serta anak-anak yang beraktivitas di lingkungan permukiman.

“Kami berharap petugas memasang polisi tidur di sini. Fasilitas ini penting agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas,” katanya.

Merespons berbagai aspirasi tersebut, M Ridho Akbar mencatat dua persoalan utama warga. Masalah tersebut meliputi distribusi air PTAM yang belum stabil serta kebutuhan fasilitas keselamatan lalu lintas di kawasan permukiman.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin itu menegaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan PTAM Bandarmasih. Pihak dewan meminta perusahaan segera melakukan langkah perbaikan terhadap distribusi air di wilayah tersebut.

“Kami sudah menyampaikan persoalan ini kepada PTAM. Harapannya, perusahaan dapat membenahi distribusi air di kawasan Belitung Utara tahun ini. Jadi, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” ujarnya.

Sementara terkait usulan pemasangan polisi tidur, Ridho berjanji akan meneruskan aspirasi warga kepada instansi terkait. Dinas terkait kemudian akan melakukan kajian teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, ia menegaskan akan terus mengawal seluruh masukan yang masuk selama kegiatan reses. Langkah pengawalan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

 

 

Pos terkait