Rantau, kalselpos.com– Pemerintah Kabupaten Tapin memperkenalkan aplikasi Integrated Discipline (I’DIS), sistem pengawasan berbasis digital yang dirancang untuk menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu terungkap dalam Pembinaan Disiplin ASN dengan tema Sosialisasi I’DIS (INTEGRITED DICIPLINE) dan kode etik Bagi ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin Tahun 2025 diselenggarakan oleh BKPSDM Tapin. Selasa (9/9/2025). Bertempat Banjarbaru.
Pembinaan sosialisasi langsung dibuka oleh Bupati Tapin H Yamani dan dihadiri Sekda Tapin Dr Sufiansyah, Kepala Insfektur Tapin Unda Absori serta para Kepala SKPD Lingkup Tapin dan Camat SE Tapin.
Bupati Tapin H Yamani menegaskan, I’DIS menjadi terobosan penting untuk mencegah pelanggaran sekaligus menjaga produktivitas birokrasi.
“Penegakan disiplin tidak cukup hanya dengan aturan. Teknologi transparan dan terintegrasi harus menjadi penopang,” ujarnya saat membuka sosialisasi.
Aplikasi ini merujuk pada PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS dan regulasi turunan BKN. Seluruh dokumen pelanggaran hingga sanksi wajib diunggah ke sistem agar terhubung dengan database ASN nasional.
“Transparansi adalah kunci. Semua SKPD harus berani melakukan pengawasan di lingkungannya,” kata Yamani.
I’DIS tak hanya menjadi alat kontrol, tetapi juga pembinaan. Kepala dinas dan pejabat administrator diminta aktif menggunakan aplikasi ini, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
“Kami ingin budaya disiplin tumbuh alami, bukan sekadar paksaan,” tegas Yamani.
Sementara Kepala BKPSDM Tapin, Gusti Ridha Jaya Wardana, melaporkan bahwa, sistem ini dibuat untuk memudahkan pelaporan, pemeriksaan, hingga penjatuhan hukuman disiplin.
“I’DIS memastikan proses berjalan objektif, transparan, dan sesuai aturan,” ujarnya.
Sosialisasi diikuti 100 pejabat pratama, administrator, dan pengawas dari seluruh SKPD Tapin dengan narasumber dari Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin.
“Sistem ini juga memungkinkan pelaporan anonim, menjaga kerahasiaan pelapor, serta mencegah manipulasi data, “tambahnya.
Pemkab Tapin menargetkan penerapan penuh I’DIS mulai tahun depan. Dengan sistem ini, birokrasi diharapkan lebih bersih, disiplin, dan dipercaya publik.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





