BPBD Banjar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Pingaran Ulu yang Terdampak Kemarau

Teks Foto :  BPBD Kabupaten Banjar saat mendistribusikan 15.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak berkurangnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau.(ist)(kalselpos.com)

Martapura, Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan sebanyak 15.000 liter air bersih ke RT 09 Gunung Balai, Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, Minggu (5/7/2026).

 

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas berkurangnya ketersediaan air bersih yang dialami warga dalam beberapa waktu terakhir akibat dampak musim kemarau. Selain distribusi air bersih, BPBD juga menyiapkan dukungan berupa peminjaman tandon air guna mempermudah penampungan air di lokasi.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha. Sabtu (11/07/) mengatakan penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima surat permohonan dari Pemerintah Desa Pingaran Ulu pada 4 Juli 2026 terkait kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

 

“BPBD berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Hari ini kami menyalurkan 15.000 liter air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat, seperti untuk minum, memasak, mandi, dan mencuci tetap dapat terpenuhi,” ujar Wasis.

 

Menurutnya, BPBD Kabupaten Banjar akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah. Apabila masih terdapat daerah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, pihaknya siap menindaklanjuti setiap permohonan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan armada distribusi.

 

Wasis juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air secara hemat dan bijaksana selama musim kemarau guna mengantisipasi potensi berlanjutnya penurunan ketersediaan air bersih.

 

“Dengan langkah cepat tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan dapat tetap terpenuhi sembari menunggu kondisi sumber air kembali normal,” tukasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait