Susupan Gunung Berpotensi Jadi Pakan Ternak Berkelanjutan

Teks foto : Wakapolres HSU menyampaikan tentang sosialisasi anti hoaks pada di SMK Nurul Fajeri pada saat apel pagi.(ist)(kalselpos.com)

Tim peneliti UNISKA memaparkan potensi gulma susupan gunung sebagai bahan pakan ternak dan ikan alternatif kepada Wakil Bupati HSU Hero Setiawan.

Amuntai, kalselpos.com – Tumbuhan susupan gunung yang dianggap sebagai gulma oleh petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ternyata menyimpan potensi yang layak dikembangkan.

Bacaan Lainnya

 

Tim peneliti Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin yang diwakili Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Pertanian UNISKA, Siti Dharmawati, menjelaskan tentang susupan gunung dihadapan Wakil Bupati Kabupaten HSU Hero Setiawan.

 

Dari hasil kajian, susupan gunung memiliki nilai gizi dan kandungan senyawa bioaktif yang berpeluang dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sektor peternakan dan perikanan.

 

Sedangkan kemampuan hewan untuk memanfaatkan pakan dari hasil susupan gunung rata-rata sebesar 75 persen pada ikan nila dan gurami, 72 persen pada ayam, 70 persen pada itik, serta 75 persen pada sapi.

 

Siti juga menjelasakan, kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif di dalamnya menjadi aspek penting untuk diteliti lebih lanjut, terutama dalam mendukung pengembangan bahan pakan serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya lokal.

 

Ia menilai, Susupan gunung berpotensi menjadi salah satu bahan alternatif, sepanjang hasil penelitian lanjutan dapat memastikan keamanan, efektivitas, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan ternak dan ikan.

 

“Penelitian ini butuh dukungan lanjutan untuk memastikan keamanan, dosis penggunaan, keseimbangan nutrisi, serta efektivitasnya pada masing-masing jenis ternak dan ikan. Pengujian tersebut penting agar susupan gunung dapat dimanfaatkan secara tepat sesuai kebutuhan nutrisi dan karakteristik setiap jenis hewan,” katanya.

 

 

 

Pos terkait