Pasca kebakaran, Pemkab Kotabaru bangun ulang Blok G Pasar Limbur Rp10 M

Teks: Kabid Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan, Ary Mardani.(kalselpos.com)

Pemkab Kotabaru menyiapkan anggaran Rp10 miliar pada APBD 2027 untuk membangun kembali Blok G Pasar Limbur pasca-kebakaran dengan struktur beton modern.

Kotabaru, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru memastikan akan membangun kembali Blok G Pasar Limbur yang terdampak kebakaran dengan konsep yang lebih baik, aman, dan tertata.

Bacaan Lainnya

 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotabaru melalui Kabid Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan, Ary Mardani, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026) siang.

 

Ary Mardani menjelaskan, perencanaan pembangunan Blok G ditargetkan rampung pada Desember 2026. Sementara untuk pelaksanaan fisik akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 dengan pagu anggaran sebesar Rp10 miliar.

 

“Untuk perencanaan selesai Desember 2026 ini, dan fisiknya kita anggarkan di APBD 2027 sebesar Rp10 miliar,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, lokasi dan penamaan blok tetap sama, tidak ada penambahan area baru. Yang berubah hanya struktur bangunan yang akan jauh lebih kokoh.

 

“Bloknya tetap di lokasi yang sama. Yang berubah hanya struktur bangunannya. Dari yang semula berbahan kayu, nanti kita bangun menjadi bangunan beton yang lebih kuat, aman, dan tahan lama,” jelas Ary.

 

Menurutnya, bangunan sementara yang saat ini digunakan para pedagang akan dikembalikan fungsinya setelah pembangunan selesai. Selanjutnya, para pedagang akan kembali menempati bangunan utama yang baru.

 

Nantinya, Blok G yang baru akan dilengkapi 60 unit kios yang dirancang lebih modern dengan memperhatikan sirkulasi udara, pencahayaan yang terang, serta area parkir yang lebih memadai.

 

Kios-kios tersebut akan menampung sekitar 166 pelaku usaha, mulai dari pedagang sembako, jasa jahit, tukang cukur, mebel, hingga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

 

“Pemerintah daerah berharap pasar yang baru ini tidak hanya lebih aman dan nyaman, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan para pedagang dan kenyamanan masyarakat yang berbelanja,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait