Dampak Kemarau dan Karhutla, Pemkot Palangka Raya Sediakan Air Bersih Gratis

Teks foto :  Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat memberikan sambutan dalam sebuah acara kedinasan. (Foto: Ist)(kalselpos.com)

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyediakan layanan air bersih gratis via Perumdam untuk membantu warga terdampak kemarau dan karhutla.

Palangka Raya, kalselpos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya membuka layanan air bersih gratis bagi masyarakat yang terdampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fasilitas ini disediakan melalui Perumdam Kota Palangka Raya sebagai langkah cepat memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah musim kemarau.

Bacaan Lainnya

 

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dapat langsung memanfaatkan layanan ini tanpa dipungut biaya sepeser pun.

 

“Pemkot menyediakan air bersih gratis di Perumdam Kota Palangka Raya. Bagi masyarakat yang memerlukan air bersih, silakan datang dan memanfaatkan layanan ini. Gratis,” ujar Fairid, Rabu (23/9/2026).

 

Menurut Fairid, penyediaan air bersih cuma-cuma ini merupakan respons cepat Pemkot Palangka Raya terhadap fenomena kemarau panjang. Kekeringan yang melanda saat ini telah berdampak signifikan pada menurunnya ketersediaan air bersih di sejumlah pemukiman warga.

 

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, warga yang membutuhkan cukup mendatangi lokasi pelayanan Perumdam Kota Palangka Raya. Petugas akan langsung menyalurkan pasokan air sesuai kebutuhan masyarakat secara gratis.

 

Fairid memastikan Pemkot Palangka Raya akan terus melakukan langkah antisipatif dan menempatkan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sebagai prioritas utama.

 

“Yang membutuhkan air bersih, silakan datang. Kami siap membantu masyarakat di tengah kondisi kekeringan ini,” tegasnya.

 

Pihak pemerintah daerah juga mengimbau warga agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas ini. Pemkot menjamin layanan air bersih gratis akan terus dibuka selama kondisi kekeringan dan dampak karhutla masih berlangsung di wilayah Palangka Raya.

 

 

 

Pos terkait