BPKAD Kotabaru gelar sosialisasi Perda Nomor 5 dan Bimtek E-BMD

Teks: Sosialisasi Perda Nomor 5 tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD di Hotel Grand Surya, Jumat (18/09/2026) pagi, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., M.AP.(kalselpos.com)

BPKAD Kotabaru menggelar Sosialisasi Perda Nomor 5 dan Bimtek Aplikasi E-BMD di Hotel Grand Surya untuk memperkuat pengelolaan aset digital.

Kotabaru, Kalselpos.com – Untuk meningkatkan tertib pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), BPKAD Kotabaru menggelar Sosialisasi Perda Nomor 5 tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD di Hotel Grand Surya, Jumat (18/09/2026) pagi.dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., M.AP.

Bacaan Lainnya

 

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin mengatakan, pengelolaan BMD merupakan aspek penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

 

“Barang milik daerah adalah aset yang harus dijaga, dimanfaatkan, dan dipertanggungjawabkan secara transparan serta akuntabel. Pemkab Kotabaru terus berkomitmen meningkatkan tertib administrasi dan pengamanan aset melalui penerapan SIAP ASET (Sistem Integrasi Akurasi dan Pengamanan Aset),” ucap Sekda.

 

Sekda berharap sosialisasi ini meningkatkan pemahaman pengurus barang tentang Perda Nomor 5, mengoptimalkan E-BMD sebagai instrumen digital untuk pencatatan, pelaporan dan pengawasan aset, serta memperkuat komitmen menjaga aset sebagai amanah rakyat.

 

“Saya mengajak jadikan kegiatan ini momentum memperkuat sinergi antar SKPD, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta memastikan setiap aset benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kotabaru,” ungkapnya.

 

Sementara Kepala BPKAD Kotabaru Risa Ahyani mengatakan, Perda Nomor 5 menjadi pedoman utama pengelolaan aset dan E-BMD menjadi langkah digitalisasi.

 

“Kita ingin memastikan seluruh pengurus barang di setiap SKPD memiliki pemahaman yang sama dan utuh terhadap aturan ini,” katanya.

 

Pihaknya mendorong seluruh SKPD beralih dari manual ke digital, dari SIMDA BMD menuju E-BMD yang lebih terintegrasi, agar data aset menjadi satu pintu, valid, dan real-time.

 

“Harapan kami dengan sistem digital ini tingkat akurasi data aset kita akan jauh lebih baik,” tutupnya.

 

Kegiatan ini juga diikuti oleh Kepala BPKAD Risa Ahyani, Pengendali Teknis BPK Perwakilan Kalsel Bayu Harry Putranto, serta seluruh pengurus barang se-Kabupaten Kotabaru.

 

 

Pos terkait