Enam Desa di Bumi Sanggam Miliki Peta Jalur Evakuasi Bencana

Teks foto BPBD Balangan melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pembuatan Peta Jalur Evakuasi Bencana di enam titik desa.(ist)(kalselpos.com)

BPBD Kabupaten Balangan memfasilitasi pembuatan peta jalur evakuasi bencana banjir bandang di enam titik desa untuk menekan risiko korban jiwa.

Paringin, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memfasilitasi pembuatan peta jalur evakuasi bencana di enam desa. Kegiatan ini bertujuan memenuhi Lampiran Dokumen Rencana Kontingensi Banjir Bandang Kabupaten Balangan 2026–2029.

Keenam wilayah tersebut meliputi Desa Mayanau, Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Gunung Batu, Sungsum, dan Ju’uh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Jumaidil Hairi, melalui Penelaah Teknis Kebijakan Rizky Rahmatillah memberikan penjelasan penting. Menurutnya, peta jalur evakuasi menjadi panduan utama bagi masyarakat saat menghadapi bencana.

Peta ini menjadi acuan penting bagi warga setempat. Keberadaannya membuat proses evakuasi berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran guna meminimalkan risiko korban jiwa.

Rizky menyebutkan bahwa peta evakuasi mempercepat pergerakan masyarakat menuju titik aman.

“Langkah ini meminimalkan kepanikan karena warga sudah mengetahui jalur dan tempat berkumpul yang aman. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesiapsiagaan desa menghadapi potensi banjir bandang. Peta tersebut juga menjadi dasar koordinasi antara BPBD, pemerintah desa, TNI/Polri, dan relawan saat tanggap darurat,” jelasnya.

Melalui ketersediaan peta jalur evakuasi di enam desa ini, BPBD Balangan berharap masyarakat lebih siap menghadapi bencana.

Ke depan, pihak terkait harus memperbarui peta ini secara berkala. Mereka juga perlu menyebarluaskan informasi tersebut agar seluruh warga memahami jalur evakuasi di wilayah masing-masing.

“Kami ingin setiap desa memiliki panduan yang jelas. Ketika bencana datang, masyarakat tahu arah tujuan, jalur penyelamatan, dan tempat berkumpul. Ini adalah investasi keselamatan,” pungkas Rizky.

 

 

Pos terkait