Halaman SDN Mawar 7 dipenuhi Material Bongkaran, Sekda Banjarmasin turun tangan

Teks foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar bersama Kadisdik Ryan Utama, meninjau halaman sekolah SDN Mawar 7.(kalselpos.com)

Pemko Banjarmasin bertindak cepat meninjau dan menargetkan pembersihan tumpukan material bekas bongkaran di SDN Mawar 7 dalam sepekan.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Bertahun-tahun mengganggu aktivitas siswa, tumpukan material bekas bongkaran bangunan yang memenuhi halaman SDN Mawar 7, Jalan Cempaka IX, Banjarmasin Tengah, akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, turun langsung meninjau lokasi.
Di halaman sekolah, material bekas bongkaran terlihat menumpuk dengan volume diperkirakan mencapai tiga hingga empat truk.

Keberadaannya membuat area sekolah menjadi sempit dan mengganggu berbagai aktivitas siswa, terutama pelaksanaan apel pagi yang rutin digelar di halaman sekolah.

Sekdako Banjarmasin, Ichrom Muftezar atau yang akrab disapa Tezar menjelaskan, material tersebut belum dapat dipindahkan karena telah lebih dahulu didaftarkan sebagai aset yang akan dilelang.

Sesuai aturan, aset yang telah masuk proses lelang tidak diperbolehkan dipindahkan hingga proses tersebut selesai.

“Kenapa sampai sekarang belum dipindahkan? Karena memang sesuai ketentuan yang berlaku, apabila sudah didaftarkan untuk proses lelang, sehingga tidak diperkenankan melakukan pemindahan,” ujar Tezar.

Namun, proses lelang tersebut akhirnya dinyatakan gagal lantaran tidak ada satu pun peserta yang mengajukan penawaran. Kondisi itu membuka peluang bagi Pemko Banjarmasin untuk segera memindahkan material agar tidak lagi menghambat kegiatan belajar mengajar.

“Sekarang lelangnya gagal, tidak ada yang melakukan penawaran. Saya sudah berkoordinasi dengan Kabid Aset bahwa material ini boleh dipindahkan apabila sudah tersedia lokasi penampungannya. Kemungkinan akan ditempatkan sementara di Jalan Lingkar Selatan, di samping Kantor Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Tezar menegaskan, pemindahan tersebut hanya bersifat sementara. Material tetap berstatus aset milik pemerintah dan akan kembali diajukan dalam proses lelang berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, memastikan proses pengangkutan seluruh material akan segera dilakukan. Pihaknya menargetkan halaman SDN Mawar 7 sudah kembali bersih dalam waktu satu minggu.

“Target kami dalam satu minggu seluruh material sudah terangkut. Dengan begitu, halaman sekolah bisa kembali dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa, baik untuk kegiatan apel maupun aktivitas lainnya,” pungkasnya.

Dengan langkah cepat yang diambil Pemkot Banjarmasin, diharapkan lingkungan SDN Mawar 7 kembali nyaman dan aman sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung tanpa terganggu oleh tumpukan material bekas bongkaran.

Pos terkait