Anggota Dewan soroti Pemerataan Guru dan Akses Pendidikan di Mantewe

Teks Foto []istimewa LAKUKAN MONITORING - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin, setelah melakukan monitoring di SMAN 1 Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.(kalselpos.com)

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel M Syaripuddin (Bang Dhin) meminta Disdikbud Kalsel memetakan pemerataan guru dan akses siswa SMAN 1 Mantewe Tanbu.

Batulicin, kalselpos.com — Pemerataan tenaga pendidik dan akses pendidikan menjadi perhatian Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M Syaripuddin, setelah melakukan monitoring di SMAN 1 Mantewe, Tanah Bumbu (Tanbu).

Bacaan Lainnya

 

Ia menilai kebutuhan guru tidak cukup dilihat berdasarkan jumlah keseluruhan. Pemerintah perlu memastikan setiap mata pelajaran ditangani tenaga pendidik sesuai kompetensinya.

 

“Pemerintah harus memastikan setiap mata pelajaran ditangani oleh tenaga pendidik yang sesuai kompetensinya,” ujarnya.

 

Politisi yang karib disayang Bang Dhin, ini

meminta Disdikbud Kalsel bersama pihak sekolah memetakan jumlah guru, bidang keahlian, beban mengajar, status kepegawaian serta mata pelajaran yang masih kekurangan tenaga pengajar.

 

Sejumlah bidang yang perlu mendapat perhatian antara lain Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, Informatika dan Bimbingan Konseling.

 

Selain tenaga pendidik, Bang Dhin menyoroti siswa dari desa-desa yang memiliki jarak tempuh cukup jauh. Sekolah diminta memetakan asal siswa, biaya transportasi, penerima bantuan pendidikan, tingkat kehadiran hingga potensi putus sekolah.

 

“Tidak boleh ada anak di Mantewe yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan karena jarak, transportasi atau keterbatasan ekonomi,” tegasnya.

 

Menurutnya, data Dapodik, jumlah rombongan belajar, Rapor Pendidikan dan kebutuhan guru harus diselaraskan sebagai dasar kebijakan.

 

“Jarak dari pusat pemerintahan tidak boleh menyebabkan pelayanan pendidikan lebih rendah,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait