Kabut Asap Terparah Sebulan Terakhir Melanda Banjarbaru, Jarak Pandang Hanya 5–10 Meter

Teks Foto: Suasana jalan raya di kawasan Banjarbaru yang tertutup kabut asap pekat, Rabu (19/8/2026) — jarak pandang sangat terbatas sehingga pengendara diminta ekstra waspada.(kalselpos.com)

Kabut asap pekat akibat Karhutla menyelimuti Kota Banjarbaru dengan jarak pandang 5–10 meter. Warga berharap pemerintah segera bertindak cepat.

BANJARBARU, Kalselpos.com – Kabut asap pekat menyelimuti hampir seluruh wilayah Kota Banjarbaru, Rabu (19/8/2026). Kondisi ini dinilai sebagai yang terparah sejak dimulainya musim kemarau dan munculnya titik api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun ini.

Bacaan Lainnya
Teks Foto: Suasana jalan raya di kawasan Banjarbaru yang tertutup kabut asap pekat, Rabu (19/8/2026) — jarak pandang sangat terbatas sehingga pengendara diminta ekstra waspada.(kalselpos.com)

Kepadatan asap terasa sangat pekat di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, serta kawasan perbatasan antara Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut. Di beberapa titik, jarak pandang terbatas hanya berkisar antara 5 hingga 10 meter saja.

 

Kondisi mulai sedikit membaik sekitar pukul 13.15 WITA, namun asap masih terasa mengganggu aktivitas warga.

 

Salah satu warga kawasan Griya Mawar Asri, M. Tatam, saat ditemui usai menjemput anaknya pulang sekolah menyampaikan keluh kesahnya atas dampak Karhutla yang berulang kali terjadi. “Kami berharap pemerintah dan instansi terkait bisa segera bertindak cepat, dibantu masyarakat setempat untuk bahu-membahu memadamkan api agar asap pekat seperti ini tidak berlanjut,” ujarnya.

 

Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan se-Kota Banjarbaru masih berjalan seperti biasa. Meski demikian, pihak berwenang mengimbau seluruh warga, khususnya pelajar dan orang tua:

 

– Selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah gangguan pernapasan atau ISPA

– Lebih berhati-hati saat berkendara mengingat jarak pandang yang terbatas guna menghindari kecelakaan lalu lintas

 

 

 

Teks Foto: Suasana jalan raya di kawasan Banjarbaru yang tertutup kabut asap pekat, Rabu (19/8/2026) — jarak pandang sangat terbatas sehingga pengendara diminta ekstra waspada.

Pos terkait