Wabup HSS sampaikan Ranperda APBD tahun 2027 

Teks foto: MENYERAHKAN- Wabup HSS, Suriani, menyerahkan Ranperda APBD 2027 kepala Ketua DPRD Kabupaten HSS, Akhmad Fahmi.(Sofan)(kalselpos.com)

Wabup HSS Suriani menyampaikan Ranperda APBD 2027 sebesar Rp2,1 triliun yang mengalami kenaikan 8,20 persen dari tahun sebelumnya.

Kandangan, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS), Suriani, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027. Beliau menyerahkan draf dokumen tersebut secara resmi dalam rapat paripurna DPRD, Senin (14/9/2026).

Wabup Suriani menjelaskan bahwa target pendapatan APBD 2027 menyentuh angka Rp2.138.651.216.066. Oleh karena itu, jumlah pendapatan daerah tersebut menunjukkan tren positif untuk menyokong program pembangunan.

“Target tersebut mengalami peningkatan sebesar 8,20 persen dibanding APBD murni tahun 2026,” ujar Wabup Suriani.

Menurutnya, legislatif dan eksekutif telah menyepakati kebijakan umum melalui prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2027 pada 12 Agustus 2026. Sebab, melalui kesepakatan awal tersebut, Pemkab HSS kini berhasil merampungkan tahapan penyusunan Ranperda APBD 2027 tepat waktu.

Selanjutnya, Wabup Suriani menegaskan bahwa penyusunan Raperda APBD 2027 bertujuan mewujudkan sinkronisasi antara kebijakan pembangunan nasional dan regional. Selain itu, draf anggaran ini juga berfungsi mengakomodir berbagai kebutuhan prioritas masyarakat luas.

“Pemerintah daerah mengarahkan fokus utama penganggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah nyata lainnya meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur dasar, serta optimalisasi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan di Kabupaten HSS,” jelas Wabup Suriani.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten HSS, Husnan, mengapresiasi pihak eksekutif karena telah menyampaikan dokumen tersebut secara disiplin. Maka dari itu, draf anggaran daerah ini akan segera masuk ke tahap peninjauan legislatif sesuai jadwal.

Menurutnya, masing-masing komisi akan mendalami isi Ranperda APBD 2027 secara saksama bersama organisasi perangkat daerah (OPD). Alhasil, kolaborasi antarinstansi ini menjamin pemanfaatan anggaran berjalan lebih maksimal.

“Pembahasan selanjutnya akan bergulir di tingkat komisi-komisi DPRD HSS bersama jajaran OPD mitra kerja,” pungkas Husnan.

 

 

Pos terkait