Puluhan Kebakaran terjadi Damkar Banjarmasin ingatkan ancaman Musim Kemarau

Teks foto : Warga membersihkan sisa puing kebakaran di kawasan Pasar Lima Banjarmasin.(kalselpos.com)
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjarmasin mencatat 49 kasus kebakaran hingga pertengahan Juli 2026. 

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Rentetan kebakaran terus menghantui Kota Banjarmasin. Hingga pertengahan Juli 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin mencatat sedikitnya 49 kejadian kebakaran.

Bacaan Lainnya

 

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin, Marliansyah mengungkapkan, sebelum memasuki Juli telah tercatat 44 kejadian kebakaran. Angka itu kemudian bertambah menjadi 49 kasus.

 

“Data sebelumnya ada 44 kali kejadian, kemudian Juli ini ada lima kali kejadian. Jadi total sampai data terakhir ada 49 kejadian kebakaran,” ujarnya.

 

Maraknya kebakaran, termasuk insiden besar yang melanda kawasan Pasar Lima beberapa waktu lalu, memunculkan pertanyaan apakah cuaca panas menjadi pemicu utama.

 

Menurutnya, kebakaran sebenarnya tidak mengenal musim. Namun, saat musim kemarau, material yang mengering membuat api lebih mudah membesar dan merambat ke bangunan lain.

 

“Kalau musim kemarau, bahan-bahan lebih mudah terbakar. Jadi ketika ada percikan api, penyebarannya lebih cepat. Tapi kebakaran tidak tergantung musim. Musim hujan pun tetap bisa terjadi, hanya saja saat cuaca panas bahan-bahan seperti kayu yang kering lebih mudah terbakar dan api cepat menjalar,” jelasnya.

 

Karena itu, DPKP terus menggencarkan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan harus berjibaku memadamkan api saat kebakaran sudah terjadi.

 

“Kami terus menyampaikan edukasi kepada masyarakat, termasuk saat mendampingi kegiatan reses anggota dewan. Kami mengajak warga lebih mengutamakan pencegahan daripada pemadaman,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait