Dinas Perindustrian Kalsel menyiapkan empat program prioritas untuk tahun 2027, mulai dari pembangunan sektor industri.
Banjarmasin, kalselpos.com– Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan empat program prioritas untuk mendongkrak daya saing ekonomi daerah. Kepala Disperin Kalsel, Miftahul Chair, memaparkan langsung rencana kerja tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Forum koordinasi ini berlangsung di Kota Banjarmasin pada Rabu, 15 Juli 2026. Pihak dinas merancang seluruh agenda strategis ini untuk pelaksanaan pada tahun anggaran 2027 mendatang.
Oleh karena itu, Miftahul menjelaskan bahwa program pertama berfokus pada penunjang urusan pemerintahan daerah demi memperkuat tata kelola administrasi. Sementara itu, program kedua menyasar bidang perencanaan dan pembangunan industri guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang kompetitif. Pihak dinas menargetkan sektor manufaktur lokal mampu tumbuh lebih mandiri melalui stimulus kebijakan tersebut. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada sektor hulu.
Selain itu, program ketiga berkaitan erat dengan pengendalian izin usaha industri untuk menciptakan iklim bisnis yang tertib hukum. Petugas lapangan akan mengoptimalkan pengawasan serta mendorong kepatuhan para pemilik pabrik terhadap regulasi perizinan resmi. Namun, kesuksesan pengawasan tersebut memerlukan sistem data yang kuat dan terintegrasi secara nasional. Selanjutnya, program keempat berfokus pada pengelolaan Sistem Informasi Industri Nasional untuk menyajikan data manufaktur yang akurat bagi publik.





