Inovatif! Kades Rampa Lantik 18 RT Pakai Pakaian Adat Nusantara, dibuka Tari “Memiyah Doeng”

Teks : Pelantikan serentak 18 Ketua RT Desa Ramp, Kecamatan Pulau Laut Utara, Rabu (15/07/2026) siang, di Wisata Rampa Berkah.(kalselpos.com)

Pemerintah Desa Rampa menggelar pelantikan serentak 18 Ketua RT menggunakan pakaian adat Nusantara di Wisata Rampa Berkah.

Kotabaru, Kalselpos.com – Semangat gotong royong dan kecintaan pada budaya lokal terpancar kuat dalam pelantikan serentak 18 Ketua RT Desa Ramp, Kecamatan Pulau Laut Utara, Rabu (15/07/2026) siang di Wisata Rampa Berkah.

Bacaan Lainnya

 

Dengan balutan ide kreatif, Pemerintah Desa Rampa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Samsir Alam menjadi yang pertama di Kotabaru menggelar pelantikan RT dengan menggunakan pakaian adat Nusantara dan di ruang terbuka.

 

Kemeriahan acara dimulai dengan penampilan Tarian “Memiyah Doeng” atau tarian mencari ikan. Tarian khas masyarakat pesisir yang dibawakan Sanggar Sinar Laut Bajau Samah ini sukses memukau tamu undangan dan warga yang hadir.

 

Tepuk tangan meriah mengiringi setiap gerakan, seolah menjadi pembuka semangat baru bagi para Ketua RT yang akan dilantik.

 

Usai tarian, 18 Ketua RT satu per satu dilantik. Keunikan terlihat jelas, seluruh RT hadir dengan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara. Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri dan belum pernah ada sebelumnya di Kotabaru.

 

Kehadiran perwakilan Camat Pulau Laut Utara, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama menambah khidmat jalannya acara.

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Rampa Samsir Alam menyampaikan, bahwa gagasan pelantikan bernuansa budaya ini sengaja digagas untuk membangkitkan semangat baru di tingkat RT.

 

“Kami ingin menanamkan semangat cinta budaya sejak dari tingkat RT. Alhamdulillah, ini pelantikan pertama di Kotabaru yang dikemas dengan pakaian adat Nusantara dan dilaksanakan di ruang terbuka. Tujuannya agar masyarakat bisa menyaksikan langsung dan bangga dengan pemimpinnya di lingkungan,” ujar Samsir dengan penuh semangat.

 

Beliau juga menekankan bahwa RT adalah ujung tombak pemerintahan.

 

“Kami berharap 18 Ketua RT yang dilantik ini menjadi garda terdepan. Tidak hanya mengurus administrasi warga, tetapi juga menjaga nilai gotong royong, kearifan lokal, dan menjadi teladan di masyarakat,” lanjutnya.

 

Kades Samsir juga memberikan apresiasi khusus kepada Sanggar Sinar Laut Bajau Samah.

“Tarian Memiyah Doeng tadi mengingatkan kita pada jati diri masyarakat pesisir. Budaya adalah identitas kita. Jika bukan kita yang menjaga, siapa lagi,” tegasnya.

 

Harapan kami kepada 18 Ketua RT yang baru dilantik, Kades berpesan dengan hangat.

 

“Selamat mengemban amanah. Jaga kepercayaan warga, layani dengan ikhlas, adil, dan tanpa membeda-bedakan. Jadilah pelayan masyarakat, jaga kekompakan, dan bangun komunikasi yang baik,” harapnya pula.

 

“Kami Pemerintah Desa sudah mempersiapkan ini beberapa hari karena kami ingin memberikan momen terbaik. Kapan lagi para Ketua RT bisa memakai baju adat seperti hari ini. Mari kita bangun Desa Rampa bersama-sama, dari RT untuk Desa yang lebih hebat dan bermartabat,” pesan Samsir yang disambut tepuk tangan hadirin.

 

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh RT dengan pakaian adat. Momen kebersamaan ini dinilai inspiratif dan penuh makna.

 

Dengan semangat baru ini, Pemerintah Desa Rampa optimis pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, dekat, dan humanis.

 

 

Pos terkait