Rantau, kalselpos.com — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin Hj Faridah Yamani menegaskan keluarga merupakan garis pertahanan paling awal dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Pesan itu ia sampaikan saat membuka penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Desa Kambang Habang Baru, Kecamatan Salam Babaris, Kamis, (18/12/2025).
“Jika keluarga rapuh, ruang masuk narkoba semakin terbuka,” katanya mengawali sambutannya.
Menurut Faridah, narkoba bukan semata persoalan hukum atau kesehatan, melainkan ancaman langsung bagi masa depan keluarga dan ketahanan sosial.
Ia menilai pendekatan berbasis keluarga lebih efektif karena menyentuh pembentukan karakter sejak dini.
Kegiatan penyuluhan ini mengusung tema Membangun Keluarga yang Sehat, Bebas Narkoba Menuju Tapin Maju, Banuanya Baiman, Warganya. Tema tersebut, kata Faridah, sejalan dengan upaya daerah memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan nilai, agama, dan budaya lokal.
Pemerintah Kabupaten Tapin, lanjutnya, berkomitmen menjalankan program P4GN secara berkelanjutan melalui sosialisasi dan penguatan partisipasi masyarakat. Namun, ia mengingatkan, kebijakan tidak akan efektif tanpa keterlibatan warga.
“Orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda harus berada di barisan yang sama,” ujarnya.
Faridah berharap kegiatan tersebut mendorong keberanian warga untuk peduli dan bertindak ketika melihat indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka.
“Kesadaran kolektif adalah kunci,” katanya.
Penyuluhan P4GN ini menjadi bagian dari upaya Tapin membangun masyarakat yang sehat dan berdaya tahan, dengan keluarga sebagai fondasi utama.
Penyuluhan menghadirkan narasumber lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat keamanan, yang memaparkan bahaya narkoba, ciri-ciri penyalahgunaan, serta langkah pencegahan di lingkungan keluarga dan komunitas.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





