Bestari Barus: Jadikan PSI Rumah Politik Jangka Panjang, Bukan Kendaraan Sesaat

Teks foto :  Ketua DPP Bidang Politik PSI Bestari Barus memberikan sambutan saat Rokolwil PSI Kalteng sekaligus pelantikan pengurus baru di Palangka Raya, Senin (15/12). (Ist)(kalselpos.com)

Palangka Raya, kalselpos.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan pandangannya secara tegas bahwa partai politik sejatinya dibentuk untuk merebut kekuasaan. Namun, perebutan kekuasaan tersebut bukan dimaknai sebagai ambisi semata, melainkan sebagai proses demokratis untuk memperoleh mandat rakyat agar dapat mengelola pemerintahan dan kebijakan publik secara bertanggung jawab.

 

Bacaan Lainnya

Penegasan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Bidang Politik, Bestari Barus dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kalimantan Tengah (Kalteng) di Palangka Raya, Senin (15/12/2025).

 

“Tidaklah partai politik ini dibentuk, didirikan kecuali satu tujuan, yaitu merebut kekuasaan. Jadi kalau partai politik itu merebut kekuasaan sesungguhnya untuk apa kekuasaan itu direbut?” ujar Bestari disambut riuh tepuk tangan kader PSI.

 

Ia pun meminta Kader PSI di wilayah Kalteng tetap obyektif dalam memberikan kritik dan penilaian Kebijakan Presiden RI Prabowo selama memimpin republik ini.

 

Untuk diketahui, lanjutnya, dalam sistem demokrasi, kekuasaan politik diperoleh melalui pemilihan umum (pemilu) dan dukungan rakyat. Tanpa kekuasaan, partai hanya menjadi penonton dalam proses pengambilan keputusan negara. Karena itu, perebutan kekuasaan menjadi bagian inheren dari perjuangan politik, selama dijalankan dengan berorientasi pada kepentingan publik.

 

“Kekuasaan politik harus dimaknai sebagai alat untuk menjalankan roda pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Oleh Karena itu, tambahnya, setiap partai yang berhasil memperoleh kekuasaan wajib menjalankannya sesuai nilai, visi, dan karakter yang diperjuangkan sejak awal.

 

Ia menegaskan bahwa PSI tidak boleh kehilangan identitas ketika kelak memperoleh mandat kekuasaan. Pemerintahan yang dijalankan PSI, harus mencerminkan nilai-nilai khas partai tersebut. “Untuk menjalankan segala sesuatu roda pemerintahan ini dengan gaya PSI. Dengan gaya PSI, jangan pakai gaya orang lain,” ujarnya.

 

Di hadapan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PSI se-Kalteng, Bestari mengajak seluruh kader untuk memahami tujuan berpartai secara jujur dan konsisten. Lebih lanjut, Bestari juga mengingatkan kader agar mantap menjadikan PSI sebagai rumah politik jangka panjang, bukan sekadar kendaraan sementara untuk kepentingan pribadi atau elektoral sesaat.

 

Selanjutnya Bestari Barus menegaskan dalam Rakolwil PSI Kalteng di Palangka Raya agar kader PSI mantap menjadikan PSI tetap sebagai rumah politik jangka panjang bukan hanya sekadar persinggahan sementara untuk kepentingan politik pribadi dan elektoral Sesaat.

 

“PSI wajib menjadi ruang persinggahan terakhir bagi kader yang ingin berjuang secara konsisten dalam politik. “Jadi, jangan lagi ada keraguan, ‘Saya ikut partai sekedar supaya…’ tidak ada seperti itu,” tegas Bestari.

 

Jangkau masyarakat dan perjuangkan aspirasi dalam konteks lokal Kalteng, Bestari menekankan pentingnya PSI tampil sebagai kekuatan politik yang benar-benar membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

 

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait