Kapolres Barsel Bantah Dugaan Penimbunan BBM di Gudang LPG yang Terbakar

Teks foto : Kondisi rumah warga yang ikut terbakar (kiri) dan sisa komoditas ikan di area gudang LPG milik H. Nasir pascakebakaran (kanan). (Foto: Istimewa)(kalselpos.com)

Buntok, kalselpos.com

Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., membantah adanya dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di gudang Liquefied Petroleum Gas (LPG) milik H. Nasir yang ludes terbakar di Jalan Kaladan, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan.

Bacaan Lainnya

 

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat (15/5/2026) lalu tersebut, tidak hanya menghanguskan gudang LPG, tetapi juga merembet dan merusak satu unit rumah warga sekitar milik pria bernama Jhonson.

 

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan adanya penimbunan BBM. Memang ada BBM jenis Pertamax di lokasi, namun jumlahnya hanya 60 liter. Berdasarkan keterangan para saksi, BBM tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sendiri atau operasional mobil pick-up,” ujar Jecson melalui pesan singkat, Jumat (22/5/2026).

 

Jecson menjelaskan bahwa sumber api dalam musibah ini murni dipicu oleh masalah kelistrikan, bukan akibat ledakan bahan bakar yang ditimbun.

 

“Sumber api diduga berasal dari korsleting arus listrik. Tim di lapangan menemukan kabel-kabel yang tidak diatur dengan baik atau dipasang asal-asalan. Kondisi cuaca saat kejadian juga sedang hujan,” bebernya.

 

Sebelumnya, dugaan mengenai aktivitas penimbunan BBM sempat mencuat berdasarkan pengamatan awal petugas di lapangan.

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Barito Selatan, Salapudin, menyebutkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, tepat saat masyarakat sedang bersiap melaksanakan ibadah salat Jumat.

 

Salapudin menjelaskan, kecurigaan adanya BBM muncul karena respons api yang tidak biasa saat disemprot air bertekanan tinggi.

 

“Saat petugas menyemprotkan air, api bukannya mengecil tetapi malah semakin membesar. Api kemudian merembet ke rumah Pak Jhonson yang berada tepat di samping gudang karena ada cairan minyak yang menyebar,” kata Salapudin saat ditemui di Halaman Kantor Bupati Barito Selatan.

 

Pemilik rumah yang ikut terbakar, Jhonson, juga sempat merasakan indikasi adanya bahan bakar di sekitar lokasi sebelum rumahnya hangus. Ia mengaku mencium bau menyengat hingga ke dalam ruangan.

 

“Kamar tidur kami sampai tidak bisa dibuka karena masuk bau BBM yang sangat menyengat dari gudang sebelah,” tutur Jhonson.

 

Menurut Jhonson, kebakaran di rumahnya dipicu oleh luapan cairan yang diduga BBM dari arah gudang setelah terkena semprotan air petugas pemadam. Cairan berapi tersebut mengalir ke teras rumahnya, membakar kursi bagian depan, lalu dengan cepat merambat ke seluruh bangunan.

 

“Api sangat cepat membesar. Kami sekeluarga panik dan fokus menyelamatkan diri, sehingga sebagian besar barang-barang berharga tidak sempat dievakuasi,” pungkas Jhonson.

 

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian perkara (TKP) pascakebakaran, terlihat beberapa galon dan tong plastik besar yang hangus, serta sisa komoditas ikan di sekitar area gudang tersebut.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait