Sampit, kalselpos.com –
Musibah banjir masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) karena masih ada 20 di daerah itu yang terendam. Jumlah ini memang berkurang dibanding awal pekan tadi.
“Kemarin masih ada 27 desa yang terendam banjir, laporan terbaru hari ini tersisa 20 desa. Beberapa desa sudah surut, seperti di Kuala Kuayan ini sudah surut dari 57 centimeter menjadi 46 centimeter di daerah hulunya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Rihel di Sampit, Minggu (9/10/2022).
Dia merincikan, banjir di Kecamatan Mentaya Hulu masih merenda 14 desa, Kecamatan Parenggean ada dua lokasi yaitu Kelurahan Parenggean dan Desa Bejarau.
Banjir di Kecamatan Tualan Hulu masih merendam satu desa yaitu Desa Sebungsu, sedangkan banjir di Kecamatan Kota Besi merendam tiga desa yaitu Hanjalipan, Rasau Tumbuh dan Pamalian.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena intensitas hujan masih tinggi. Wilayah hilir sungai juga harus meningkatkan kewaspadaan karena biasanya ketika banjir di hulu surut maka air akan turun merendam wilayah hilir.
Rihel mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dan turun ke lapangan untuk memantau perkembangan di lokasi-lokasi banjir. Bantuan juga didistribusikan kepada masyarakat yang tertimpa banjir.
“Bantuan juga disalurkan oleh berbagai pihak seperti PKK, komunitas jeep dan trail, perusahaan dan lainnya. Kita berdoa mudah-mudahan banjir segera surut sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkas Rihel.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





