Buntok, kalselpos.com –
Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) menyerahkan bantuan hewan kurban secara simbolis usai salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Rabu (27/5/2026) pagi.
Ketua PHBI Barsel, H. Akhmad Akhmal Husen, bersyukur karena penyaluran hewan kurban tahun ini dinilai lebih merata hingga ke wilayah pedesaan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban dari Pemkab Barsel. Tahun ini totalnya ada 96 ekor sapi,” ujar Akhmal.
Ia merincikan, total bantuan tersebut terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin. Selain itu, PHBI Barsel juga bekerja sama dengan Bagian Kesra Setda Barsel untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kami juga telah mendistribusikan 20 ekor sapi bantuan dari Gubernur Kalimantan Tengah,” lanjutnya.
Tidak hanya bantuan daerah, PHBI Barsel tahun ini turut menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi Masjid Asadah Desa Baru.
Sementara itu, satu ekor sapi jenis brahma bantuan dari pengusaha Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasid AS, disalurkan kepada masyarakat Gang Suarga, Jalan Karau, yang menjadi korban bencana tanah longsor.
Akhmal berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat luas bagi umat, sekaligus mempererat nilai-nilai sosial dan ketakwaan di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat, mengasah jiwa sosial, serta mempertebal keimanan kita,” tuturnya.
Di sisi lain, ia menyampaikan permohonan maaf jika masih ada desa yang belum terakomodasi pada tahun ini. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar distribusi di masa mendatang bisa menjangkau lebih banyak wilayah.
“Sesuai arahan Bupati Barito Selatan, mudah-mudahan tahun depan jumlahnya lebih banyak sehingga penyaluran bisa jauh lebih merata,” tambahnya.
Mengakhiri keterangannya, Akhmal juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan jemaah jika ada kekurangan selama proses pelaksanaan kegiatan.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat, jemaah masjid, langgar, maupun surau di Barito Selatan jika ada hal yang kurang berkenan. Semoga tahun depan pelaksanaan kegiatan kami bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





