Jelang Musim Hujan, PUPR Banjarbaru Bersihkan 131 Titik Saluran Air di Jalan Panglima Batur

Teks Foto : Pembersihan tumpukan tanah, pasir, dedaunan kering, hingga bongkahan semen yang menutupi sela-sela besi berongga pada tangkapan air drainase di kawasan Jalan Panglima Batur.(ist)(kalselpos.com)

Dinas PUPR Banjarbaru menerjunkan petugas untuk membersihkan 131 titik lubang tangkapan air drainase di Jalan Panglima Batur guna mencegah genangan air.

Banjarbaru, Kalselpos.com – Menghadapi meningkatnya intensitas hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru mulai melakukan langkah antisipasi untuk mengurangi risiko genangan air di sejumlah ruas jalan. Salah satunya melalui pembersihan lubang tangkapan air drainase di sepanjang Jalan Panglima Batur.

Bacaan Lainnya

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (3/11/2026) pagi tersebut menyasar sekitar 131 titik lubang tangkapan air yang mengalami penyumbatan, mulai dari kawasan depan Balai Kota Banjarbaru hingga Bundaran Tugu Toga.

 

Dalam pelaksanaannya, tiga petugas dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR diterjunkan untuk membersihkan material yang menghambat aliran air. Sejumlah kotoran seperti tanah, pasir, dedaunan kering hingga pecahan semen ditemukan menutupi celah-celah besi pada saluran penampungan air.

 

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Muhammad Deny Pramudji, mengatakan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada jalur utama Jalan Panglima Batur sebagai salah satu upaya menjaga kelancaran sistem drainase.

 

“Teman-teman mulai mengerjakan tangkapan air drainase di daerah Panglima Batur dari pagi tadi,” ujar Deny saat memberikan keterangan.

 

Ia menjelaskan, petugas melakukan pembersihan di sejumlah titik, mulai dari kawasan Bundaran STM hingga Simpang Empat Samsat dan Kantor Pos.

 

Menurutnya, pembersihan ini penting dilakukan agar air hujan yang mengalir di permukaan jalan dapat segera masuk ke saluran drainase dan tidak menimbulkan genangan, khususnya ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Banjarbaru.

 

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi musim penghujan di Kalimantan Selatan, sebagaimana prediksi cuaca dari BMKG Kalimantan Selatan.

 

Selain mengandalkan penanganan petugas, Dinas PUPR turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan saluran air di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

 

Deny mengingatkan bahwa saluran drainase yang dipenuhi sampah dan endapan tanah berpotensi menghambat aliran air sehingga dapat meningkatkan risiko genangan saat hujan turun.

 

“Ini sudah memasuki musim penghujan ya. Harapan kami dari masyarakat turut berpartisipasi juga menjaga masing-masing lingkungannya,” tuturnya.

 

Melalui upaya tersebut, diharapkan fungsi drainase dapat berjalan lebih optimal sehingga potensi genangan air di kawasan perkotaan Banjarbaru dapat diminimalkan selama musim hujan.

 

 

Pos terkait