Ketua dan Wakil PKK HSS Dampingi Penilaian Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalsel

Teks foto:  MENDAMPINGI- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS, Tata Syafrudin Noor dan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS, Misnawati Suriani, mendampingi penilaian sekolah sehat.(Kominfo)(kalselpos.com)

TP PKK HSS mendampingi Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kalsel di SDN Tabihi Kanan dan SMPN 1 Telaga Langsat untuk memperkuat budaya hidup sehat.

Kandangan, kalselpos.com– Tim Penilaian Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan penilaian di SDN Tabihi Kanan, Kecamatan Padang Batung dan SMP Negeri 1, Telaga Langsat, Senin (19/10/2026).

Bacaan Lainnya

 

Saat penilaian di SDN Tabihi Kanan, Kecamatan Padang Batung, Tim Penilai didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS, Tata Syafrudin Noor.

 

Sementara penilai di SMP Negeri 1 Telaga Langsat, Tim Penilai didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS, Misnawati Suriani.

 

Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS memberikan pendapingan merupakan wujud dukungan dan komitmen bersama, untuk mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman dan ramah anak.

 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS, Tata Syafrudin Noor, memberikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, komite sekolah, hingga para siswa, atas kerja sama dan upaya yang telah dilakukan dalam mempersiapkan berbagai indikator penilaian sekolah sehat.

 

Menurutnya, upaya mewujudkan sekolah sehat memerlukan keterlibatan seluruh warga sekolah agar perilaku hidup bersih dan sehat dapat diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Terima kasih telah mendukung program sekolah sehat dengan berprilakku hidup sehat dan bersih,” ucap Tata Syafrudin.

 

Sementara itu, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS, Misnawati Suriani, mengatakan keterlibatan Tim Penggerak PKK sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekolah.

 

“Melalui lomba diharapakan semua satuan pendidikan mampu menerapkan budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, guna meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, aman, nyaman,” ujar Misnawati Suriani.

 

 

Pos terkait