Tanamkan Keselamatan Kelistrikan sejak Dini, PLN Edukasi Anak dan Orang tua di RA Al Ihsan Daha

Teks foto []istimewa BERI EDUKASI -   Manager ULP Daha, Septi Uliyani, saat memberikan edukasi keselamatan kelistrikan kepada para siswa - siswi Raudhatul Athfal (RA) Al Ihsan Daha.(kalselpos.com)

PLN ULP Daha memberikan edukasi keselamatan kelistrikan kepada anak-anak dan orang tua murid di RA Al Ihsan untuk cegah bahaya listrik sejak dini.

Banjarbaru, kalselpos.com — PLN UID Kalselteng melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Daha mengenalkan pentingnya keselamatan kelistrikan kepada anak-anak dan orang tua murid di Raudhatul Athfal (RA) Al Ihsan Daha, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan menggunakan listrik secara aman sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Bacaan Lainnya

 

Sebanyak 34 murid bersama orang tua mengikuti sosialisasi yang dikemas secara sederhana dan interaktif. Materi yang disampaikan meliputi manfaat listrik dalam kehidupan sehari-hari, pengenalan potensi bahaya listrik, serta langkah-langkah untuk menjaga keselamatan saat berada di sekitar peralatan dan instalasi listrik.

 

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenali perilaku aman, mulai dari tidak bermain di dekat instalasi listrik, tidak menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah, hingga meminta bantuan orang dewasa saat menggunakan peralatan listrik. Pengenalan ini membantu anak memahami bahwa listrik memiliki banyak manfaat, tetapi harus digunakan dengan hati-hati.

 

Manager ULP Daha, Septi Uliyani, yang bertindak sebagai pemateri, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan kelistrikan perlu diberikan dengan pendekatan yang sesuai dengan usia anak agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Melalui pengenalan sederhana sejak dini, kami ingin anak-anak mengetahui cara menjaga diri saat berada di sekitar listrik. Peran orang tua juga penting untuk memperkuat pemahaman tersebut, sehingga kebiasaan aman dapat diterapkan secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar Septi.

 

Menurutnya, pemahaman yang diperoleh anak-anak juga dapat menjadi awal tumbuhnya kesadaran keselamatan di lingkungan keluarga. Dengan mengenali perilaku yang berisiko, anak-anak diharapkan dapat mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk lebih berhati-hati saat menggunakan listrik.

 

Kepala RA Al Ihsan, Irna Soehartini, S.Pd.I., mengapresiasi sosialisasi yang dilaksanakan PLN ULP Daha. Ia menilai kegiatan tersebut menambah pengetahuan anak didik dan orang tua tentang manfaat listrik serta cara menjaga keselamatan di sekitarnya. Edukasi ini juga mendukung upaya sekolah dalam menanamkan perilaku hidup aman dan menjaga lingkungan sekolah yang sehat.

 

“Kami berterima kasih kepada PLN ULP Daha yang telah memberikan edukasi kelistrikan kepada anak-anak dan orang tua murid. Pengetahuan ini penting agar anak-anak lebih memahami keselamatan saat berada di sekitar sumber listrik,” ungkap Irna.

 

Melalui edukasi yang melibatkan sekolah dan orang tua, PLN UID Kalselteng berharap pemahaman keselamatan kelistrikan dapat terus diterapkan dalam keseharian anak-anak. Dengan demikian, pesan keselamatan tidak hanya dipahami saat sosialisasi berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan di rumah dan di sekolah.

 

 

Pos terkait