Progres pembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat di Perkantoran Pemprov Kalsel Banjarbaru capai 57,9 persen, melampaui target awal.
Banjarbaru, kalselpos.com –
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memacu pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Lambung Mangkurat. Memasuki awal Oktober 2026, progres proyek strategis ini telah menyentuh angka 57,9 persen. Catatan luar biasa ini sukses melampaui target awal yang hanya sebesar 46 persen.
Oleh karena itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, menyambut positif capaian tersebut. Beliau memberikan keterangan resmi mewakili Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib pada hari Jumat tanggal 2 treatment Oktober 2026. Menurutnya, percepatan ini membuktikan bahwa realisasi konstruksi di lapangan berjalan lebih cepat daripada penjadwalan awal.
Selanjutnya, pekerja kini memfokuskan aktivitas pada penyelesaian struktur utama bangunan sebelum pergantian tahun baru. Ryan merinci bahwa ada deviasi positif yang cukup besar dari target perencanaan semula.
Secara fisik, kompleks Kodam Lambung Mangkurat ini menempati lahan luas terpadu sekitar 10 hektare. Berdasarkan dokumen cetak biru, tim arsitek merancang gedung utama markas militer ini setinggi lima lantai. Kompleks ini juga akan mengusung berbagai fasilitas penunjang modern untuk mendukung operasional TNI.
Selain itu, Ryan memaparkan bahwa sejumlah jenis pekerjaan kini telah memasuki tahap instalasi teknis. Pekerja sibuk menyelesaikan pemasangan kabel listrik, pengecatan pipa hidran, serta instalasi sistem alarm kebakaran. Sementara pada aspek arsitektur, buruh bangunan mulai merampungkan plesteran dinding dari lantai satu hingga lantai empat.
Kemudian, mereka juga melakukan pemasangan lantai granit secara serentak untuk mempercantik ruangan. Pada bagian struktur atas, tukang sedang mengerjakan balok separator lift dan menandai rangka atap baja. Pekerja juga mengebut pembesian bekisting untuk menyukseskan agenda pengecoran kolom beton di lantai lima.
Meskipun begitu, Ryan menegaskan bahwa gedung megah ini belum bisa langsung beroperasi walau strukturnya selesai akhir tahun. Pasalnya, proses fungsionalisasi bangunan masih harus menunggu penyelesaian akhir secara menyeluruh. Tim masih perlu menuntaskan pemasangan sejumlah instalasi penting di bagian dalam ruangan.
Oleh sebab itu, tampilan luar gedung utama beserta lift targetnya sudah terbentuk utuh pada pertengahan Desember 2026. Pemerintah Provinsi Kalsel juga telah merencanakan kelanjutan mega proyek ini pada tahun anggaran 2027. Sinergi anggaran baru tersebut bertujuan untuk menuntaskan seluruh fasilitas pendukung di dalam kawasan markas.
Dampaknya, kelanjutan proyek pada tahun depan akan membuat bangunan utama benar-benar siap berfungsi secara optimal. Langkah taktis ini akan memperkuat sistem pertahanan dan keamanan di wilayah Banua.
Sebagai catatan penutup, Dinas PUPR berjanji akan terus mengawal kualitas pengerjaan proyek ini secara ketat. Akhirnya, kerja sama yang solid akan mewujudkan markas militer yang megah dan membanggakan bagi Kalimantan Selatan.





