Bupati Balangan Abdul Hadi membuka MTQ ke-19 di Juai dan menegaskan dana hibah LPTQ tidak dipangkas meski ada efisiensi anggaran.
Paringin,kalselpos.com– Bupati Balangan H Abdul Hadi secara resmi membuka
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-19 tingkat Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Pelaksanaan MTQ Tingkat KabupatenBalangan yang berlangsung
di Lapangan Pahlawan Aseri, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai ini diikuti
357 peserta dari delapan kecamatan yang akan berkompetisi dalam 28 cabang lomba.
Bupati Balangan H. Abdul Hadi menyampaikan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan kegiatan keagamaan, termasuk MTQ, meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran dan pengurangan dana bagi hasil dari pemerintah pusat.
“Pemerintah daerah tetap mempertahankan hibah bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Balangan agar pembinaan terhadap peserta dapat terus berjalan,” ucap Bupati dalam sambutan pembukaan MTQ.
Ditambahkanya, du tengah efisiensi, kita tetap memberikan dan tanpa ada mengurangi dana untuk hibah LPTQ Kabupaten Balangan.
Ia berharap, dukungan terhadap pembinaan tersebut dapat membantu meningkatkan prestasi kafilah Balangan pada MTQ tingkat Provinsi Kalsel.
H. Abdul Hadi menyebut, Balangan berhasil memperbaiki peringkat dari posisi kelima pada 2025 menjadi peringkat keempat pada MTQ tingkat Provinsi Kalsel 2026.
“Capaian tersebut menjadi modal dan bukti nyata bahwa kualitas peserta kita terus meningkat,” ujar Bupati.
Ia meminta, seluruh peserta menjaga sportivitas selama mengikuti perlombaan serta menjadikan MTQ sebagai sarana ibadah dan mempererat persaudaraan.
Ia juga menilai, persaingan antarkafilah hanya berlangsung selama proses seleksi, sedangkan peserta yang terpilih nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Balangan pada tingkat provinsi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Balangan Hj. Nahdiyatul Husna menyampaikan, MTQ tidak hanya menjadi ajang untuk memperoleh juara, tetapi juga menjadi bagian dari syiar agama Islam dan upaya membumikan Al Quran dalam kehidupan masyarakat.
Ia berharap, pelaksanaan MTQ dapat menghasilkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca Al Quran, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan hanya sekadar ajang untuk saling berlomba dan mendapatkan yang terbaik, tetapi kita mencari qari-qariah, hafiz-hafizah terbaik dan juga sebagai syiar agama Islam,” kata Hj. Nahdiyatul Husna.
Kepala Kantor Kementerian Agama Balangan juga berharap, kafilah terbaik dari Kabupaten Balangan nantinya dapat menjadi perwakilan daerah, sekaligus bersiap menghadapi MTQ tingkat provinsi berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 2027 mendatang.
Camat Juai sekaligus Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-19 Balangan Nanang Edward melaporkan, seluruh peserta berasal dari kecamatan se-Kabupaten Balangan dengan mengikuti berbagai cabang perlombaan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut.
“Peserta berasal dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Balangan dengan jumlah 357 peserta yang mengikuti 28 cabang lomba,” ujar Camat.
Ia juga menyampaikan, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tersebut didukung dana hibah APBD Kabupaten Balangan 2026 sebesar Rp1,5 miliar.
Selain dukungan pemerintah daerah, sejumlah pihak turut berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan, di antaranya PT Adaro Indonesia, Bank Kalsel, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Perekonomian Rakyat Balangan.





