Disperkim Kalsel Finalisasi Tiga Lokus PKP 2027

Teks foto : RAKOR POKJA PKP - Suasana Rapat Koordinasi Lanjutan Kegiatan Pokja PKP Tahun 2026 di Aula Lantai 1 Disperkim Kalsel, Banjarbaru, Rabu (23/9). (ist)(kalselpos.com)

Disperkim Kalsel mengantongi tiga daerah dengan nilai tertinggi calon lokus Pokja PKP Kalsel 2027 untuk penataan kawasan kumuh dan sanitasi.

Banjarbaru, kalselpos.com –

Bacaan Lainnya

Penetapan lokus kerja bersama Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2027 memasuki babak akhir. Saat ini, tim penilai sudah mengantongi tiga daerah peraih nilai tertinggi dari total 13 kabupaten/kota untuk diserahkan kepada pimpinan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kalsel, Rahmiyanti Janoezir Pamuntjak, menyampaikan hal tersebut usai Rakor Pokja PKP di Banjarbaru, Rabu (23/9). Namun, Rahmiyanti belum membeberkan nama ketiga daerah tersebut karena masih menunggu proses finalisasi.

“Tim lintas sektor sudah merampungkan penilaian dan mengantongi tiga daerah terbaik,” ujarnya. Penilaian ini melibatkan berbagai instansi, mulai dari Disperkim, PUPR, Bappeda, hingga Dinas Kesehatan dan sektor terkait lainnya.

Sebagai catatan, program kolaboratif ini telah berjalan sejak 2025 di Mantuil (Banjarmasin). Kemudian, pemerintah melanjutkan program tersebut pada 2026 di Desa Baringin A (Tapin). Rahmiyanti menegaskan bahwa program ini berfokus pada penataan kawasan kumuh, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan penyediaan sanitasi agar lingkungan menjadi aman dan layak huni.

Terkait evaluasi, Disperkim melihat tingginya antusiasme usulan daerah sebagai respons positif terhadap pola kerja bersama ini. “Fokus utama kita adalah asas kebermanfaatan. Oleh karena itu, kita ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait