Dialog Pembangunan, Bupati Selaraskan Membangun Desa Menata Kota hingga Penanganan Banjir 

Teka foto: DIALOG PEMBANGUNAN- Bupati HSS Syafrudin Noor dialog pembangunan bersama masyarakat.(Sofan)(kalselpos.com)

Pemkab HSS menggelar dialog pembangunan “Membangun Desa Menata Kota”. Bupati Syafrudin Noor siapkan Rp200 miliar untuk banjir Daha.

Kandangan, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar dialog pembangunan di Pendopo Bupati pada Jumat (18/9/2026). Langkah strategis ini mengusung tema besar yaitu membangun desa menata kota menuju kabupaten yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan berteknologis (semangat).

Sejumlah tokoh penting tampak hadir memenuhi ruangan acara tersebut. Pemkab HSS mengundang Bupati HSS Syafrudin Noor, Wakil Bupati Suriani, Sekda Muhammad Noor, jajaran Kepala OPD, Bupati periode 2013-2023 Achmad Fikry, Wabup periode 2018-2024 Syamsuri Arsyad, hingga para anggota DPRD, tokoh agama, serta cendekiawan.

Oleh karena itu, Bupati HSS Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh elemen masyarakat tersebut. Ia memaparkan bahwa visi pembangunan daerah saat ini berfokus penuh pada konsep kemajuan yang seimbang.

Menurutnya, pembangunan desa dan penataan kota merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisah. Keduanya harus berjalan beriringan demi terciptanya pemerataan kemajuan yang nyata di seluruh wilayah HSS.

Selanjutnya, Bupati berharap para peserta dialog aktif memberikan saran, gagasan, serta masukan konstruktif. Berbagai poin pikiran tersebut sangat krusial untuk menyempurnakan kebijakan pembangunan daerah ke depan.

Dalam kesempatan itu, ia juga membeberkan beberapa program sukses yang sudah berjalan. Contohnya, pemerintah telah melaksanakan psikotes bagi siswa SMP untuk memetakan minat dan bakat peserta didik sejak dini.

Selain itu, instansi terkait juga sukses menyerahkan 1.500 sertifikat tanah gratis kepada masyarakat. Program kepemilikan lahan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap legalitas aset warga.

“Tahun depan Pemkab HSS mengalokasikan anggaran untuk 4.000 sertifikat. Bahkan, pemerintah pusat akan mendukung program ini sebanyak 2.000 sertifikat,” ujar Syafrudin.

Di sisi lain, Syafrudin mengungkapkan fokus serius Pemkab HSS dalam menyelesaikan persoalan banjir tahunan di wilayah Daha (Negara). Pemerintah daerah tidak ingin bencana musiman ini terus mengganggu aktivitas warga.

Akibatnya, Pemkab HSS menggelontorkan anggaran besar hingga Rp200 miliar khusus untuk penanganan banjir di Daha. Dana fantastis ini akan menyasar perbaikan infrastruktur dan sistem drainase secara menyeluruh.

“Kami berharap penanganan intensif ini mampu menjadi solusi jangka panjang. Langkah ini sangat penting demi kenyamanan dan ketahanan wilayah Daha dari bencana musiman,” pungkas Syafrudin.

 

 

Pos terkait