YLK Kalsel mendesak Kemenhub dan KNKT menginvestigasi tragedi terbaliknya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa yang menelan korban jiwa.
Banjarmasin, kalselpos.com —
Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Kalimantan Selatan memberikan perhatian serius terhadap insiden terbaliknya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut mengangkut ratusan penumpang saat kecelakaan terjadi.
Ketua YLK Kalsel, Dr Akhmad Murjani, mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan. Langkah ini penting untuk mengungkap seluruh faktor yang diduga memicu tragedi tersebut. Menurut Murjani, penanganan kasus tidak boleh berhenti pada penyampaian rasa prihatin semata. Pemerintah harus memastikan aspek keselamatan dan perlindungan konsumen transportasi laut berjalan sesuai aturan.
“Jika dalam investigasi ditemukan kelalaian prosedur, tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan dilaporkan terbalik setelah menghadapi cuaca buruk pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Tim penyelamat telah mengevakuasi 107 orang dalam kondisi selamat, sedangkan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, petugas masih mencari 130 orang lainnya yang hilang.
Murjani meminta Kementerian Perhubungan bersama KNKT mengkaji ulang kelaiklautan kapal. Pemeriksaan tersebut harus mencakup kondisi lambung, mesin, sistem kelistrikan, peralatan keselamatan, manifes, hingga proses penerbitan izin berlayar. Ia menilai seluruh aspek ini sangat penting agar penyebab tragedi terungkap secara objektif. Hasil evaluasi nantinya harus menjadi dasar perbaikan keselamatan pelayaran nasional.





