Faridah Yamani: Pendidikan Akhlak Dimulai dari Keluarga

Teks foto Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani berikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026.(ist)(kalselpos.com)

Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani mengimbau kader dan warga menjadikan keluarga sebagai ruang utama penanaman akhlak anak dalam peringatan Maulid Nabi.

Rantau, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Keluarga menjadi tempat pertama untuk membentuk karakter anak. Oleh karena itu, orang tua perlu menanamkan nilai agama, kepedulian, sopan santun, dan gotong royong sejak dini. Langkah ini sangat penting agar generasi muda tidak hanya cerdas dan sehat, melainkan juga memiliki akhlak yang mulia.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj. Faridah Yamani, menyampaikan pesan mendalam tersebut. Beliau menyampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 M di Kabupaten Tapin pada Senin (7/9/2026).

“Kita sangat perlu menerapkan nilai kasih sayang, kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, Rasulullah SAW telah memberikan contoh nyata mengenai semua hal tersebut,” kata Faridah.

Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan belaka. Menurut beliau, masyarakat harus menerjemahkan keteladanan Rasulullah SAW ke dalam kehidupan nyata, terutama di lingkungan keluarga.

Beliau menilai keluarga memiliki peran yang sangat strategis untuk membangun karakter generasi masa depan. Melalui lingkungan keluarga pula, anak-anak mulai mengenal nilai keagamaan, tata krama, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan.

Oleh karena itu, Faridah mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat luas untuk bergerak bersama. Beliau meminta mereka menjadikan keluarga sebagai ruang utama dalam pendidikan karakter anak. Harapannya, anak-anak dapat tumbuh dengan kemampuan intelektual dan kesehatan yang prima, sekaligus memiliki kepribadian serta akhlak yang kokoh.

Di samping itu, keteladanan Nabi Muhammad SAW juga sangat relevan untuk kehidupan bermasyarakat. Faridah mendorong warga untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat tali silaturahmi, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong. Alhasil, keberadaan masyarakat dapat saling memberikan manfaat satu sama lain.

“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi inspirasi utama bagi kita semua dalam menjalankan amanah. Selain itu, nilai ini juga mempererat silaturahmi dan memicu semangat gotong royong agar kita senantiasa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Tapin,” ujarnya.

Melalui peringatan Maulid Nabi ini, panitia berharap acara tersebut dapat memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kualitas akhlak warga dalam kehidupan sehari-hari.

Faridah juga mengingatkan bahwa setiap orang bisa menerapkan keteladanan Rasulullah dalam berbagai peran kehidupan. Contohnya adalah peran sebagai pribadi, orang tua, anggota masyarakat, maupun saat menjalankan tugas pengabdian kepada daerah dan bangsa.

Sementara itu, sejumlah tokoh penting turut menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang meriah ini. Tampak hadir Ketua GOW Tapin Hj. Elya Hartati Juanda dan Ketua DWP Tapin Ny. Fiqri Irmawan. Selain itu, Ketua Pengurus Organisasi Wanita di Muspida Tapin, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tapin, serta rombongan grup Maulid juga memadati lokasi acara.

 

 

Pos terkait