Bupati Tapin H Yamani mengukuhkan pengurus Forum Anak Kabupaten Tapin periode 2026–2028 untuk perkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Rantau, kalselpos.com —
Bupati Tapin, H. Yamani, mengukuhkan kepengurusan Forum Anak Kabupaten Tapin masa bakti 2026–2028. Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Pendopo Galuh Bastari, Kawasan Rantau Baru, Senin (31/8/2026).
Sejumlah pejabat penting turut menghadiri agenda tersebut. Mereka adalah Ketua TP PKK Tapin Hj. Faridah Yamani, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, dan Dandim 1010/Tapin Letkol Inf. Dimas Yamma Putra. Selain itu, hadir pula Ketua GOW Tapin Hj. Elya Hartati Juanda, perwakilan SKPD, serta guru dan anak-anak TK se-Kabupaten Tapin.
Saat prosesi pengukuhan, para pengurus Forum Anak mengucapkan janji setia. Mereka berkomitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Di samping itu, mereka siap menjaga nama baik daerah serta memperjuangkan pemenuhan hak anak demi mewujudkan Kabupaten Tapin Layak Anak.
Bupati Tapin, H. Yamani, menyatakan bahwa Forum Anak memiliki peran sangat penting. Organisasi ini menjadi wadah partisipasi sekaligus sarana menumbuhkan kepedulian, kreativitas, dan kepemimpinan remaja. Oleh karena itu, ia meminta pengurus menjadi contoh positif bagi teman sebaya. Mereka harus aktif mendorong kegiatan yang mencegah persoalan merugikan generasi muda.
“Forum Anak harus aktif menghindari dan mengatasi hal-hal negatif. Kemudian, mereka juga wajib menjadi pelopor dalam lingkungan sosialnya,” kata Yamani.
Menurut Yamani, pengurus Forum Anak harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Langkah ini penting agar mereka bisa menjadi penggerak perubahan positif. Selanjutnya, ia menegaskan bahwa partisipasi anak merupakan bagian utama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah berharap Forum Anak berkontribusi nyata melalui penyampaian aspirasi. Mereka juga harus terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan. “Kami berharap Forum Anak terlibat dalam kegiatan positif untuk mencegah kekerasan serta mengembangkan bakat anak,” tambahnya.
Pada akhirnya, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap kepengurusan baru ini mampu menjalankan perannya secara aktif. Program kerja organisasi juga harus berjalan berkelanjutan demi masa depan anak-anak Tapin.





