Bupati Tapin H Yamani menjenguk M Nafis Fahmi, relawan damkar yang mengalami kecelakaan, serta menjamin seluruh biaya pengobatannya.
Rantau, kalselpos.com — Bentuk Kepedulian terhadap relawan damkar yang mengalami kecelakaan tunggal saat melaksanakan tugas, Bupati Tapin H Yamani menjenguk M Nafis Fahmi saat masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Sanggul Rantau. Senin (31/8/2026).
Nafis, yang juga merupakan staf Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin, kini menjalani perawatan di RSUD Datu Sanggul Rantau.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Plt Direktur Utama RSUD Datu Sanggul Rantau dr Mujiran, Plt Kepala Dinas Kesehatan Iskandar, serta Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin Mudo Harjono.
Disela sela kunjungan Bupati H Yamani mengatakan, pemerintah daerah akan memastikan kebutuhan pengobatan dan pemulihan Nafis mendapat perhatian melalui program Pemerintah Kabupaten Tapin.
“Kita datang untuk melihat langsung kondisi relawan damkar yang juga merupakan staf di Bagian Perlengkapan Setda Tapin. Atas kejadian ini, pemerintah daerah akan menjamin pengobatan dan pemulihannya melalui program Bupati dan Wakil Bupati Tapin,” ujar Yamani.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan petugas pemadam kebakaran yang tetap siaga di tengah musim kemarau. Mereka tidak hanya menghadapi kebakaran di kawasan permukiman, tetapi juga turut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Yamani, tugas pemadam kebakaran dan relawan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar semangat membantu tidak mengabaikan keselamatan petugas.
“Tugas ini mulia, baik dalam menangani karhutla maupun kebakaran di kawasan permukiman. Tetapi saya berpesan, keselamatan harus menjadi yang utama,” katanya.
Ia meminta setiap relawan memperhatikan kondisi lingkungan dan situasi di lokasi kejadian sebelum mengambil tindakan. Kesiapsiagaan, koordinasi, serta penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas.
“Keselamatan adalah nomor satu,” tegas Yamani.
Berharap kondisi Nafis segera membaik dan dapat kembali menjalankan aktivitasnya. Ia juga mengapresiasi seluruh relawan yang selama musim kemarau tetap bersiaga dan meluangkan waktu untuk membantu masyarakat menghadapi kebakaran.
Bagi pemerintah daerah, kepedulian terhadap petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan kebakaran menjadi bagian penting dari upaya memastikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat tetap berjalan.





