Usia 30 Tahun dan kini ambruk, Jembatan Saka Harang bakal dibangun ulang

Teks foto : PENGHARGAAN APARATUR - Gubernur Kalsel H. Muhidin (tengah depan) bersama jajaran forkopimda dan perwakilan PNS usai Penganugerahan Satyalancana Karya Satya di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (31/8/2026). (ist)(kalselpos.com)

Pemko Banjarmasin menyusun DED untuk perbaikan total Jembatan Saka Harang di Mantuil yang ambruk, ditargetkan terealisasi pada APBD 2027.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menyiapkan langkah jangka panjang pascaambruknya Jembatan Saka Harang di kawasan Mantuil. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin berencana melakukan perbaikan total terhadap jembatan tersebut pada awal 2027.

Bacaan Lainnya

 

Pembangunan jembatan baru itu nantinya akan diusulkan melalui APBD murni Kota Banjarmasin. Namun, pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, mengingat ruas jalan yang menjadi akses menuju jembatan merupakan jalan strategis milik provinsi.

 

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat mulai menyiapkan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar teknis pembangunan jembatan pengganti.

 

“Dalam waktu dekat kami akan membuat DED untuk Jembatan Saka Harang. Nanti perencanaannya akan kami matangkan,” ujar Chandra.

 

Terkait material yang akan digunakan, Chandra menyebut pihaknya masih melakukan kajian. Pilihan antara konstruksi kayu maupun beton akan ditentukan berdasarkan hasil perencanaan teknis.

 

“Apakah nanti masih menggunakan kayu atau beton, itu belum bisa kami pastikan. Yang pasti jembatan baru harus dibuat lebih kuat dan tahan lama,” tegasnya.

 

Chandra menjelaskan, Jembatan Saka Harang telah berusia sekitar 30 tahun. Selama ini, penanganan terhadap jembatan tersebut lebih banyak dilakukan melalui pemeliharaan.

 

Seiring bertambahnya usia dan kondisi konstruksi yang terus menurun, jembatan akhirnya mengalami kerusakan hingga ambruk dan mengganggu akses masyarakat di kawasan Mantuil.

 

Karena itu, penanganan ke depan tidak lagi sebatas pemeliharaan. Pemko Banjarmasin memilih menyiapkan pembangunan secara menyeluruh agar jembatan dapat kembali berfungsi sekaligus memiliki konstruksi yang lebih kuat dan berumur panjang.

 

“Jembatan ini sudah sekitar 30 tahun. Selama ini hanya dilakukan pemeliharaan. Untuk ke depan, kami rencanakan perbaikan total,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait