Personel gabungan Polda Kalsel, TNI, dan BPBD terus berjibaku memadamkan kebakaran lahan seluas 3 hektare di kawasan Pengayuan.
Banjarmasin, kalselpos.com – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polda Kalimantan Selatan bersama personel gabungan. Petugas bahkan harus bekerja berhari-hari untuk memastikan api benar-benar padam dan dampak asap tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Dirsamapta Polda Kalsel, Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar turun langsung bersama personel di lokasi kebakaran di kawasan Pengayuan. Luasan lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare.
Dalam penanganan tersebut, personel gabungan dari Brimob, Samapta, Polair, TNI, BPBD, Satpol PP hingga Gakpi bahu-membahu melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Kombes Pol Timbul mengatakan, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara instan. Petugas harus terus melakukan penyisiran dan pemadaman untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali membesar.
“Kegiatan pemadaman ini kami lakukan bersama-sama dengan seluruh unsur terkait. Kami bekerja berhari-hari untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membakar lahan,” ujarnya. Selasa (01/09/2026).
Menurutnya, sinergitas antarpersonel menjadi kunci dalam menghadapi karhutla, terutama ketika kondisi lahan yang terbakar cukup luas dan terdapat titik-titik api yang sulit dijangkau.
Ia menegaskan, seluruh personel di lapangan terus berupaya maksimal agar kebakaran tidak meluas serta asap yang ditimbulkan tidak semakin berdampak terhadap masyarakat.
“Yang paling utama adalah bagaimana kebakaran ini bisa segera kita kendalikan. Kami ingin masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dari dampak Karhutla,” katanya.
Kombes Pol Timbul juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih penting karena kebakaran lahan yang sudah meluas membutuhkan waktu dan tenaga besar untuk dipadamkan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla demi kenyamanan warga Kalimantan Selatan,” pungkasnya.





