PLN UID Kalselteng berbagi 5.000 Masker, Dukung Masyarakat hadapi Dampak Karhutla

Teks foto []istimewa BAGIKAN MASKER - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak buruk kabut asap akibat Karhutla, PLN UID Kalselteng bagikan 5.000 masker di Banjarbaru, Jumat (4/9).(kalselpos.com)

PLN UID Kalselteng menyalurkan 5.000 masker kepada warga dan driver ojol di Banjarbaru melalui Employee Volunteering Program guna menekan dampak kabut asap.

Banjarbaru, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan memicu kabut asap pekat. Akibatnya, kondisi udara yang memburuk ini mulai mengganggu berbagai aktivitas luar ruangan masyarakat. Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian nyata, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) membagikan 5.000 masker gratis kepada warga di Kota Banjarbaru.

Selanjutnya, pegawai PLN UID Kalselteng membagikan masker tersebut pada Jumat (4/9/2026). Mereka menyisir dua pusat aktivitas masyarakat, yaitu Lapangan Murjani dan Jalan Panglima Batur, Banjarbaru. Sementara itu, para petugas memprioritaskan pembagian masker untuk warga di jalanan, termasuk para pengemudi ojek online yang rentan menghirup asap.

Terkait aksi tersebut, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respon cepat PLN terhadap dampak karhutla. Menurut beliau, kabut asap yang tebal dapat mengancam kesehatan pernapasan warga.

“PLN hadir membagikan masker kepada para pengguna jalan di kawasan Banjarbaru ini. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap dampak buruk kabut asap akibat karhutla. Jadi, kami berharap bantuan sederhana ini dapat melindungi masyarakat saat mereka terpaksa beraktivitas di luar rumah,” ujar Humaidi.

Di samping itu, beliau juga menambahkan bahwa aksi sosial tersebut mengandalkan kepedulian internal perusahaan. Melalui Employee Volunteering Program TJSL, manajemen mengajak seluruh insan PLN untuk terjun langsung membantu warga sekitar.

“Kami mengemas kegiatan ini dalam program TJSL berbasis kesukarelaan pegawai. Selain memberikan manfaat kesehatan, momen ini tentu menjadi kesempatan emas bagi PLN untuk mempererat hubungan dengan masyarakat,” tambah Humaidi.

Lalu, seorang pengemudi ojek online di lokasi menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan tersebut. Baginya, masker menjadi pelindung utama yang sangat mereka butuhkan saat bekerja di tengah kepungan asap.

“Masker ini sangat berguna bagi kami, terutama dalam kondisi kabut asap akibat karhutla sekarang. Sebab, kami yang setiap hari mencari nafkah di jalanan sangat sering terpapar udara kotor. Oleh karena itu, bantuan dari PLN ini sangat menolong kami,” tuturnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan komitmen berkelanjutan dari korporasi. Beliau ingin seluruh karyawan PLN peka terhadap dinamika dan kesulitan lingkungan sekitar.

“Bagi kami, aksi kepedulian tidak harus selalu menunggu momen yang besar. Maka dari itu, saat masyarakat membutuhkan bantuan, kami berupaya hadir secepat mungkin dengan solusi yang ada. Akhirnya, semoga pembagian masker ini dapat menjaga kesehatan warga dan menjadi bukti nyata kehadiran insan PLN,” pungkas Iwan.

 

 

Pos terkait