Menyapa Pengurus Baru PWI Tabalong, Kapolres : Jangan Sampai Ada Jarak Antara Polisi dan Pers

Teks foto AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana berfoto bersama kepengurusan PWI Tabalong periode 2026–2029.(ist)(kalselpos.com)

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana berkunjung ke Gedung PWI Tabalong untuk mempererat sinergi dengan pengurus baru periode 2026–2029.

Tanjung, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Obrolan santai mewarnai sudut ruangan Gedung PWI Kabupaten Tabalong di Pembataan pada Rabu (26/8/2026) pagi. Sekat antara aparat penegak hukum dan pemburu berita seolah melebur dalam pertemuan tersebut. Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, bertandang langsung untuk menyapa wajah-wajah baru kepengurusan PWI Tabalong periode 2026–2029.

Panitia mengemas pertemuan dalam bentuk audiensi yang jauh dari kesan formal dan kaku. Kapolres berhadapan langsung dengan Ketua PWI Tabalong terpilih, Nur Ali, beserta jajaran pengurus. Perbincangan mereka mengalir hangat mengulas seputar keterbukaan informasi hingga isu-isu hangat keseharian warga Tabalong.

AKBP Wahyu Ismoyo mengawali suasana penuh keakraban itu dengan menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Nur Ali. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan emosional dan komunikasi yang intens antarinstansi. Langkah ini bertujuan agar tidak ada dinding pemisah antara polisi dan wartawan.

Selanjutnya, Wahyu mengajak insan pers untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergitas positif. Hubungan baik ini tidak hanya berguna dalam pemberitaan, tetapi juga dalam mengedukasi masyarakat luas. Ia juga menegaskan bahwa Polres Tabalong senantiasa terbuka menerima setiap masukan maupun kritik membangun.

Di samping itu, pers merupakan mitra strategis yang melengkapi tugas kepolisian dalam menyajikan fakta akurat. Ketua PWI Tabalong, Nur Ali, sangat mengapresiasi kerendahan hati jajaran Polres Tabalong dalam agenda silaturahmi ini. Bagi Ali, kebersamaan tersebut menjadi fondasi kuat dalam mengawal transparansi publik dan membendung sebaran hoaks.

Kemudian, Ali menegaskan bahwa jurnalis ingin memastikan seluruh pemberitaan di Tabalong benar-benar informatif. Upaya ini menjadi tanggung jawab moral bersama untuk menjaga stabilitas keamanan daerah. Akhirnya, sesi foto bersama menutup diskusi ringan yang penuh canda tawa tersebut.

 

 

Pos terkait