Kadispertan Kalsel Syamsir Rahman berjalan kaki menerabas semak belukar demi menyiapkan lahan sawah masa depan di Desa Rutas Hulu.
BANJARMASIN, Kalselpos.com —
Pemerintah Kota Banjarmasin berpacu dengan waktu untuk merampungkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mempercepat pembahasan agar program pembangunan tidak kehilangan waktu pelaksanaan.
Yamin menegaskan pentingnya percepatan ini karena waktu pelaksanaan anggaran semakin terbatas. Ia tidak ingin keterlambatan pembahasan membuat berbagai program pembangunan justru dikebut pada penghujung tahun secara tergesa-gesa.
TAPD harus segera menuntaskan seluruh tahapan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Di sisi lain, DPRD Kota Banjarmasin juga telah menyiapkan jadwal pembahasan APBD Perubahan 2026 agar agenda berjalan sesuai rencana dan tidak molor.
Wali Kota menargetkan APBD Perubahan 2026 sudah dapat berjalan pada minggu pertama September. Target ini dinilai krusial agar program yang membutuhkan tambahan maupun penyesuaian anggaran memiliki cukup waktu untuk terealisasi.
Sebelumnya, Pemko Banjarmasin bersama DPRD telah menggelar Rapat Paripurna Tingkat I untuk menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026. Dalam rancangan tersebut, proyeksi pendapatan daerah meningkat menjadi Rp2,160 triliun, sedangkan rencana belanja daerah mencapai Rp2,678 triliun.
Sementara itu, penyesuaian penerimaan pembiayaan dari SiLPA Tahun Anggaran 2025 kini menjadi Rp538,02 miliar berdasarkan hasil audit BPK RI. Pemko Banjarmasin kini fokus memastikan seluruh tahapan berjalan cepat demi efektivitas sisa waktu pembangunan hingga akhir tahun.





